Sukses

Mantan CEO Google Direkrut ke Pentagon, Ada Apa?

Liputan6.com, Jakarta - Mantan CEO Google, Eric Schmidt, akan memimpin dewan penasihat baru di Pentagon.

Dewan ini bertujuan membawa inovasi dan best practice Silicon Valley ke militer Amerika Serikat. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Ash Carter, seperti dikutip dari laman Reuters, Jumat (4/3/2016).

Carter meluncurkan Dewan Penasihat Inovasi Pertahanan (Defense Innovation Advisory Board) baru bersama Schmidt selama konferensi keamanan siber tahunan bertajuk "RSA" di San Francisco. Dewan ini akan memberi Pentagon akses kepada "pemikiran teknis paling cerah yang berfokus pada inovasi".

Schmidt, yang saat ini merupakan CEO Alphabet Inc--perusahaan induk Google--mengatakan dewan tersebut akan membantu menjembatani kesenjangan bagaimana militer AS dan industri teknologi beroperasi.

Perlu diketahui, dewan ini merupakan upaya terbaru Carter dalam rangka memulai inovasi di militer AS dengan membangun jembatan untuk industri teknologi.

Kepala pertahanan AS mengumumkan pembentukan dewan ini pada Rabu (2/3/2016) lalu selama perjalanannya ke Silicon Valley sejak menjabat lebih dari setahun. Sudah 20 tahun lamanya sejak Menteri Pertahanan AS terakhir mengunjungi Silicon Valley.

"Jika kita tidak berinovasi dan siap berkompetisi, kita tidak akan menjadi militer yang diperlukan dan melayani negara. Kami seharusnya melakukan ini (pembentukan dewan, red.) beberapa waktu lalu," kata Carter.


**Saksikan Live Gerhana Matahari Total, Rabu 9 Maret 2016 di Liputan6.com, SCTV dan Indosiar Mulai Pukul 06.00 - 09.00 WIB. Klik di sini. 

(Why/Cas)