Sukses

Red, Layanan Video Berbayar dari YouTube

Liputan6.com, Jakarta - Setelah santer dikabarkan akan menghadirkan layanan berbayar beberapa waktu lalu, akhirnya YouTube secara resmi mengumumkan layanan video berbayar bernama YouTube Red.

Seperti dikutip dari laman Digital Trends, Kamis (22/10/2015), dengan biaya langganan US$ 10 atau sekitar Rp 136 ribu, penikmat saluran YouTube Red dapat menonton video bebas iklan.

Selain kemampuan tersebut, dengan berlangganan YouTube Red pengguna juga dapat mengunduh video untuk diputar secara offline, memainkan video sambil membuka aplikasi lain di perangkat mobile, termasuk akses lebih banyak ke YouTube Music.

Tidak hanya itu, untuk membuat konten YouTube Red lebih menarik, YouTube bekerja sama dengan PewDiePie, YouTuber terkaya saat ini dan produser serial The Walking Dead memproduksi sebuah serial horor.

Selain YouTube Red, situs berbagi video ini juga memperkenalkan fitur YouTube Music yang menawarkan daftar putar offline berdasarkan lagu yang disukai oleh pengguna.

YouTube Music memiliki beberapa fitur menarik tambahan bagi pengguna yang berlangganan lewat YouTube Red, seperti dapat memilih jumlah dan kualitas lagu yang ingin disimpan.

Namun, layanan YouTube yang baru akan diluncurkan pada 28 Oktober ini, baru tersedia di wilayah Amerika Serikat. YouTube sendiri belum memberikan kepastian kapan layanan ini dapat dinikmati oleh pengguna YouTube di Asia dan Eropa.

Langkah YouTube untuk menghadirkan layanan berbayar ini dapat menjadi salah satu upaya untuk mulai mendapatkan uang riil dari layanan video.

Sebab, meskipun berhasil memiliki pendapatan US$ 4 miliar atau sekitar Rp 54 triliun di 2014, namun nyatanya YouTube tidak menjadi salah penyumbang keuntungan bagi Google.

(dam/isk)