Sukses

Canggih, Pria Ini Lamar Kekasihnya dengan Virtual Reality

Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang memilih cara unik untuk melamar kekasihnya. Tujuannya agar prosesi lamaran itu kelak menjadi kenangan indah bagi orang tersebut dan kekasihnya. So sweet!

Namun cara yang dipilih oleh pria ini untuk melamar pacarnya bukan hanya unik, tetapi juga canggih. Ya, pria yang diketahui merupakan karyawan di perusahaan video game Valve, seperti dikutip dari Ars Technica, Senin (5/10/2015) memberikan sebuah demo dengan headset HTC Vive VR kepada kekasihnya.

Headset tersebut menciptakan sebuah virtual reality berukuran kamar yang memungkinkan penggunanya berjalan di sekitar lingkungan virtual mereka. Sayangnya, headset tersebut saat ini tidak dijual di pasaran. Tapi karena Valve dikenal sebagai pembuat aspek visual untuk itu, pria bernama Chandler Murch tersebut dapat menggunakannya untuk mengejutkan sang kekasih.

"Jadi di sanalah aku, seperti hari-hari biasa ... di sebuah dek kapal yang tenggelam; memperbaiki robot; membuat api tiga dimensi; berjalan melalui Alpen; dan kemudian tiba-tiba, sebuah cincin lamaran virtual mulai melayang ke arahku," tulis Kelly Tortorice, perempuan yang dilamar tersebut, di akun Facebook miliknya.

Seperti yang ditunjukkan foto di akun Facebook milik Tortorice, Murch berjalan ke arahnya sambil memegang tongkat pengendali HTC Vive. Tongkat itu dilihat Tortorice melalui headset yang dikenakannya sebagai cincin yang melayang ke arahnya di udara.

Masih di akun Facebook miliknya, Tortorice juga mengungkapkan, "Murch lalu memberi tahu supaya aku mengambilnya. Ia memintaku untuk menanggalkan headset di kepalaku. Kemudian, aku melihat Murch sedang berlutut di hadapanku, dengan sebuah cincing sungguhan. Itu bukan lagi imajinasi. Tapi, aku tidak berkata, 'ya'. Aku berkata, "tentu saja, aku bersedia menikahimu!"

Menurut pantauan Tekno Liputan6.com, foto yang diunggah Tortorice di akun Facebook miliknya hingga kini telah mengantongi 607 jempol, 116 komentar ucapan selamat, dan dibagikan sebanyak 16 kali.

 

So there I was, typical day...on a sunken ship deck; fixing robots; painting three-dimensional fire; walking through the...

Posted by Kelly Tortorice on Thursday, October 1, 2015



(why/cas)

BERANI BERUBAH: Ketika Bisnis dan Beramal Bersatu