Liputan6.com, Espoo - Sejak divisi perangkat dan layanan Nokia diakuisisi oleh Micrsoft, maka kini secara resmi Nokia tak lagi bermain di bisnis perangkat mobile. Perusahaan yang berbasis di Finlandia itu kabarnya telah mengalihkan fokus ke sejumlah lini bisnis lain yang dinilai akan menjadi tren di masa depan, salah satunya adalah pengembangan bisnis mobil pintar.
Dilansir laman Cnet, Kamis (8/5/2014), Nokia bahkan dilaporkan telah menyiapkan dana sebesar US$ 100 juta untuk mengembangkan mobil pintar.
"Mobil pintar akan menjadi sebuah platform baru, seperti ketika ponsel berevolusi menjadi smartphone yang didukung dengan ekosistem aplikasi dan layanan pendukungnya," kata pimpinan Nokia Growth Partners, Paul Asel.
Asel pun menyatakan keoptimisan Nokia di sektor bisnis mobil pintar. Ia menjelaskan bahwa Nokia telah lama memiliki divisi Navteq yang menyediakan teknologi perpetaan dan sistem navigasi untuk kendaraan.
Selain itu, Nokia juga memiliki teknologi Here Maps yang sejauh ini berjalan cukup baik sebagai aplikasi perpetaan di perangkat smartphone dan tablet berbasis Windows Phone.
Menanggapi peluang usaha baru yang sedang dijajaki perusahaannya, CEO baru Nokia Rajeev Suri juga menunjukkan keoptimisannya.
"Dana sebesar US$ 100 juta yang kami persiapkan memperlihatkan keyakinan kami bahwa teknologi mobil yang terkoneksi dengan internet dan berbagai layanan memiliki kesempatan untuk bertumbuh dengan pesat. Maka dari itu, Nokia Growth Partner tidak akan segan untuk berinvestasi secara besar-besaran," jelas Suri.
Sebelum Nokia, Google diketahui telah lebih dulu mengembangkan teknologi mobil pintar. Bahkan teknologi mobil yang bisa 'mengemudi sendiri' milik Google itu disinyalir bakal siap dikonsumsi publik pada 2017 hingga 2025 mendatang.
Tak Lagi Produksi Ponsel, Nokia Garap Mobil Pintar
Nokia sebenarnya telah lama memiliki divisi Navteq yang menyediakan teknologi perpetaan dan sistem navigasi untuk kendaraan.
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/673620/original/nokia_here_car_story.jpg)
Perbesar
Advertisement
Copy Link
Batalkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
Sixtainability
- Kelola Sampah Jadi Energi, PSEL Bogor Raya 1 Kurangi Emisi 640.000 Ton2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
- 1.200 Ton Sampah Bandung Diolah Jadi Sumber Energi2 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
- Tekan Polusi, Jaksel Gencarkan Penghijauan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
- Petani Sawit Swadaya Dapat Dukungan Rantai Pasok Berkelanjutan3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
- Mengenal Perdagangan Karbon Sebagai Sumber Ekonomi Baru3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346285/original/094214300_1789120119-file_0000000047f882308af83e40b22f096a.jpg)
- Jakarta Padamkan Lampu 60 Menit pada 19 September, Cek Lokasinya3 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1176605/original/028391000_1458444646-20160319-Earth-Hour-di-kawasan-Bundaran-HI-Fanani-4.jpg)
- Jangan Diburu! Penyu Jadi Spesies Kunci dalam Keseimbangan Ekosistem Laut5 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3929526/original/096494900_1644470631-jesse-schoff-Ph2KtIqKs7c-unsplash.jpg)
- Saat Rak Supermarket Jadi Kunci Dorong Pola Makan Lebih Sehat dan Ramah Lingkungan6 hari yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349154/original/070984700_1789475303-WhatsApp_Image_2026-09-15_at_7.23.17_PM.jpeg)
- Bappenas Soroti Dekarbonisasi Industri dan Pembiayaan Hijau1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5349953/original/059135700_1757945389-Bapenas.jpg)
- Di KTT BRICS, Prabowo Ajak Anggota Manfaatkan Ekonomi Hijau dan Mineral Kritis1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9346936/original/048560000_1789222746-WhatsApp_Image_2026-09-12_at_19.50.01.jpg)
- Target 100 Persen Sampah Terkelola pada 2029, Ini Strategi KLH1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010796/original/017006400_1731931573-20241117_084948.jpg)
- Pasar Karbon Berkualitas Bukan Sekadar Kejar Nilai Ekonomi1 minggu yang lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354245/original/038987000_1790044500-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-22T093245.164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350433/original/029287200_1789615728-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-17T102714.549.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5491146/original/066985700_1770086696-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-03T094228.234.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354030/original/018131800_1789992594-cek_fakta_KM_Virgo_1_.jpg)