Sukses

Purbaya Yudhi Sadewa:
Purbaya Yudhi Sadewa:
Purbaya Yudhi Sadewa adalah Menteri Keuangan Republik Indonesia sejak 2025, sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner LPS, dikenal atas kontribusinya dalam kebijakan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan.
Topik Terkait

    Purbaya Yudhi Sadewa merupakan figur penting dalam kancah ekonomi dan pemerintahan Indonesia, saat ini menjabat sebagai Menteri Keuangan. Lahir di Bogor pada 7 Juli 1964, Purbaya memiliki latar belakang pendidikan yang unik, menggabungkan keahlian di bidang teknik dan ekonomi. Sebelum mengemban jabatan Menkeu, ia telah meniti karir panjang di berbagai sektor, mulai dari insinyur migas, ekonom senior, hingga memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

    Perjalanan karirnya yang multidisiplin memberinya perspektif komprehensif dalam merumuskan kebijakan ekonomi. Kontribusinya mencakup upaya menjaga stabilitas fiskal, mengelola isu-isu perpajakan, serta berperan dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional.

    Profil Singkat Purbaya Yudhi Sadewa

    • Nama Lengkap: Purbaya Yudhi Sadewa
    • Tanggal Lahir: 7 Juli 1964
    • Tempat Lahir: Bogor, Jawa Barat
    • Pendidikan: Sarjana Teknik Elektro ITB, MSc & PhD Ilmu Ekonomi Purdue University
    • Jabatan Saat Ini: Menteri Keuangan RI (sejak September 2025)
    • Jabatan Sebelumnya: Ketua Dewan Komisioner LPS (2020-2025)

    Purbaya Yudhi Sadewa dikenal sebagai sosok yang tegas dan rasional dalam mengambil keputusan, namun juga memiliki sisi pribadi yang hangat dan menjaga privasi keluarganya. Kombinasi latar belakang akademis dan pengalaman profesionalnya menjadikannya salah satu tokoh kunci dalam perumusan kebijakan ekonomi Indonesia.

    Profil dan Jejak Karir Purbaya

    Purbaya Yudhi Sadewa memiliki jejak karir yang beragam, mulai dari insinyur migas, ekonom di Danareksa, hingga berbagai posisi strategis di pemerintahan sebelum menjadi Menteri Keuangan.

    Purbaya Yudhi Sadewa memulai karir profesionalnya sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA dari tahun 1989 hingga 1994. Setelah itu, ia beralih ke sektor ekonomi dan keuangan, menjabat sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute (Oktober 2000-Juli 2005) dan kemudian Chief Economist Danareksa Research Institute (Juli 2005-Maret 2013). Ia juga pernah menduduki posisi Direktur Utama PT Danareksa Securities (April 2006-Oktober 2008) dan Anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero) (Maret 2013-April 2015).

    Di pemerintahan, Purbaya menempati sejumlah peran strategis sebelum menjadi Menteri Keuangan. Ia pernah menjabat sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (2010-2014), Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (2015-2016), serta Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman (2016-2020). Selain itu, ia juga pernah menjadi Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden dan Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mei 2018-September 2020). Puncak karirnya sebelum menjadi Menkeu adalah sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dari tahun 2020 hingga 2025.

    Artikel TerkaitSelengkapnya
    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 8 pejabat baru di Lingkungan Kementerian Keuangan. (Liputan6.com/Arief)

    Purbaya Nonaktifkan Dua Pejabat Pajak Terkait Restitusi

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memimpin sidang perdana debottlenecking di Kantor Pusat Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (23/12/2025). (Liputan6.com/Tira)

    Purbaya Pastikan Belum Ada Tambahan Jenis Pajak Baru Tahun Depan

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (21/4/2026). (Foto: Liputan6.com/Immanuel Christian)

    Eksportir Patuh Aturan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam Bakal Dapat Insentif

    Peran Purbaya sebagai Menkeu

    Sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa aktif dalam kebijakan fiskal, mengelola anggaran, dan menanggapi isu-isu ekonomi nasional seperti program Makan Bergizi Gratis dan revisi UU P2SK.

    Sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa telah membuat beberapa pernyataan dan kebijakan penting. Ia menegaskan bahwa pemerintah belum berencana menambah jenis pajak baru pada tahun depan, dengan fokus menjaga daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Purbaya juga melakukan perombakan dan rotasi jabatan di jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta membebastugaskan dua pejabat terkait persoalan restitusi pajak sebagai upaya memperbaiki tata kelola dan pengawasan.

    Dalam konteks kebijakan fiskal, Purbaya menyatakan bahwa pemerintah menyiapkan relaksasi dan insentif perpajakan untuk mendorong eksportir menempatkan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam di dalam negeri. Ia juga meminta masyarakat untuk tidak lagi menyalahkan program Makan Bergizi Gratis (MBG), karena Presiden Prabowo Subianto sedang melakukan pembenahan manajemen dan penggunaan anggarannya. Purbaya juga membantah rumor mengenai pengunduran dirinya dari jabatan Menkeu, menegaskan bahwa ia lebih suka melangkah maju. Selain itu, ia mengungkapkan substansi baru dalam revisi Undang-Undang P2SK, termasuk penguatan pengaturan industri aset kripto dan perluasan kebijakan penghapusan piutang macet bagi UMKM.

    Artikel TerkaitSelengkapnya
    Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa kepada wartawan usai memimpin sidang Debottlenecking, Selasa (19/5/2026). (Foto: Liputan6.com/Gagas YP)

    Purbaya: Jangan Lagi Salahkan MBG, Prabowo Sedang Memperbaiki Manajemen

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa saat acara Semangat Awal Tahun 2026, di Menara Global, Jakarta, Rabu (14/1/2026). (Foto: Liputan6.com/Arief RH)

    Purbaya Ungkap Isi Revisi UU P2SK, Ada Kripto hingga Penghapusan Piutang Macet

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat Media Briefing dan Buka Puasa bersama Media di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (6/3/2026). (Foto:  Liputan6.com/Tira Santia)

    Canda Purbaya Soal Isu Mundur Jadi Menkeu: Saya Sukanya Maju

    Kontribusi Purbaya di LPS

    Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dari tahun 2020 hingga 2025, berperan penting dalam menjaga kepercayaan sistem perbankan nasional.

    Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) selama periode 2020 hingga 2025. Ia diangkat berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 58/M Tahun 2020 pada tanggal 3 September 2020.

    Dalam kapasitasnya sebagai Ketua LPS, Purbaya merupakan bagian dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Perannya sangat krusial dalam menjaga kepercayaan terhadap sistem perbankan nasional, terutama dalam menjamin simpanan nasabah. Ia pernah membandingkan gaya komunikasinya saat di LPS yang lebih bebas, dengan posisinya sebagai Menteri Keuangan yang menuntut kehati-hatian lebih dalam menyampaikan penjelasan. Kontribusinya di LPS menjadi salah satu pijakan penting dalam karirnya sebelum diangkat menjadi Menteri Keuangan.

    Kehidupan Pribadi Purbaya

    Purbaya Yudhi Sadewa lahir di Bogor pada 1964, menikah dengan Ida Yulidina, dan memiliki dua putra yang berkarir di bidang berbeda, dengan Purbaya dikenal menjaga privasi keluarganya.

    Purbaya Yudhi Sadewa lahir di Bogor, Jawa Barat, pada 7 Juli 1964. Ia menikah dengan Ida Yulidina, yang dikenal sebagai pemenang ajang Wajah Femina 1989 dan memiliki latar belakang di dunia mode. Pasangan ini dikaruniai dua orang putra, yaitu Yuda Purboyo Sunu dan Yudo Achilles Sadewa.

    Ida Yulidina dikenal dengan gaya hidupnya yang sederhana, sering menggunakan kendaraan umum dan berbelanja di pasar tradisional, mencerminkan sisi kerakyatan meskipun berstatus istri pejabat. Putra sulungnya, Yuda Purboyo Sunu, adalah mahasiswa Teknik Mesin di Universitas Indonesia (sejak 2020) dan memiliki usaha penjualan ikan nila segar secara daring. Sementara itu, putra bungsunya, Yudo Achilles Sadewa, dikenal sebagai trader aset digital dan kreator konten finansial, yang telah menunjukkan minat pada dunia investasi sejak SMA. Purbaya dikenal sebagai sosok yang tegas memisahkan urusan publik dengan kehidupan keluarganya, serta menanamkan prinsip keseimbangan antara logika dan empati kepada anak-anaknya.

    Artikel TerkaitSelengkapnya
    Gaya Cantik Camelia Putri di Dunia Nyata, Kontras dengan Perannya di Sinetron Merangkai Kisah Indah

    Gaya Elegan Camelia Putri, Kontras dengan Peran di Sinetron Indosiar Merangkai Kisah Indah

    Ilustrasi peretas atau cyber hacker internet atau kripto. (Foto by AI)

    Jangan Tertipu! Kenali Modus Penipuan Kripto yang Marak Terjadi

    Konsep Jualan Depan Rumah yang Tetap Nyaman untuk Penghuni dan Pelanggan. Foto: Gemini

    9 Konsep Jualan Depan Rumah yang Tetap Nyaman untuk Penghuni dan Pelanggan, Maksimalkan Keuntungan

    Pendidikan Purbaya Yudhi Sadewa

    Purbaya Yudhi Sadewa menempuh pendidikan sarjana Teknik Elektro di ITB dan melanjutkan studi master serta doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat.

    Purbaya Yudhi Sadewa memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan multidisiplin. Ia menempuh pendidikan menengahnya di SMA Regina Pacis Bogor, lulus pada tahun 1983. Untuk pendidikan tinggi, Purbaya memulai dengan bidang teknik, meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

    Setelah menyelesaikan studi di ITB, Purbaya mengalihkan fokus akademiknya ke bidang ekonomi. Ia melanjutkan studi pascasarjana di Amerika Serikat, di mana ia memperoleh gelar Master of Science (MSc) dan gelar Doktor (PhD) di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana. Kombinasi latar belakang teknik dan ekonomi ini memberikan Purbaya perspektif yang unik dan komprehensif dalam menganalisis serta mengelola isu-isu ekonomi, yang sangat relevan dengan peran-peran strategisnya di kemudian hari.

    Artikel TerkaitSelengkapnya
    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 8 pejabat baru di Lingkungan Kementerian Keuangan. (Liputan6.com/Arief)

    Menkeu Purbaya Lantik 8 Pejabat Pajak, Beri Pesan Tegas

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

    Purbaya Sebut Kinerja Fiskal April 2026 Lampaui Prediksi Pengamat

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai target Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 10.000 pada 2026. Foto: Gagas/Liputan6.com

    Prabowo Minta Bos Bea Cukai Diganti, Purbaya Beri Jawaban