:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3999124/original/083585900_1650322222-sick-woman-had-headache-hands-touched-her-head-bed.jpg)
- HOME
- News
- Bisnis
- ShowBiz
- Bola
- Lifestyle
- Kesehatan
- Tekno
- Otomotif
- Cek Fakta
- Enam Plus
- LAINNYA
-
SahamBerita Saham, Investasi, Pasar Modal Dunia Dan Indonesia
-
CryptoBerita Crypto Hari Ini
-
TVKumpulan Video Berita Liputan6 SCTV, Video Liputan Berita Terkini
-
FotoGaleri Photo Menarik Berbagai Berita Terpopuler di Liputan6.com
-
RegionalBerita Daerah dan Peristiwa Regional Indonesia Terbaru
-
GlobalBerita Internasional, Sains, Feature, Kisah Inspiratif, Unik, dan Menarik Liputan6
-
Hothot liputan6.com menyajikan berita viral terkini dan terbaru
-
On OffOn Off Liputan6: Sinopsis Film, Jadwal Olahraga & Berita Bisnis Digital
-
IslamiBerita & Kajian Islami: Hukum, Amalan, dan Hikmah - Liputan6
-
Citizen6Berita Citizen6 - Media Jurnalisme Warga Khas Liputan6.com
-
OpiniOpini Liputan6: Analisis Mendalam, Sudut Pandang dan Perspektif Baru
-
FeedsFeeds Liputan6: Kumpulan Tips Praktis & Berita Terbaru Harian
-
OtosiaOtosia
- SpotlightBerita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Indonesia dan Dunia - Liputan6.com
-
EnglishExploring Knowledge, Taste, and Innovation - en.Liputan6.com
-
DisabilitasDisabilitas Berita Terkini, Berita Hari Ini, Berita Harian, Berita Terbaru, Kumpulan Artikel
- BeritaBerita hari ini Politik, Hukum, Dunia International
-
HealthKabar Berita Terbaru Dunia Kesehatan, Seks, Diet, Herbal Terbaik
- SportBerita Bola Terkini, Jadwal Pertandingan, Klasemen, Hasil Liga
Cek Fakta -
Informasi Awal
- PengertianHepatitis adalah peradangan pada hati karena toxin, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut hepatitis akut, hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut hepatitis kronis.
Topik Terkait
Penyebab Hepatitis
Hepatitis biasanya terjadi karena virus, terutama satu dari keenam virus hepatitis berikut: A, B, C, D, E , atau G. Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning, dan infeksi sitomegalovirus. Penyebab hepatitis non-virus utamanya alkohol dan obat-obatan.
Jenis Hepatitis
Virus hepatitis A
Virus hepatitis A terutama menyebar melalui vecal oral. Penyebaran ini terjadi akibat buruknya tingkat kebersihan. Di negara-negara berkembang sering terjadi wabah yang penyebarannya terjadi melalui air dan makanan.
Virus hepatitis B
Penularannya tidak semudah virus hepatitis A. Virus hepatitis B ditularkan melalui darah atau produk darah. Penularan biasanya terjadi di antara para pemakai obat yang menggunakan jarum suntik bersama-sama, atau di antara mitraseksual (baik heteroseksual maupun pria homoseksual).
Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B. Di daerah Timur Jauh dan Afrika, beberapa kasus hepatitis B berkembang menjadi hepatitis menahun, sirosis dan kanker hati.
Virus hepatitis C
Menyebabkan minimal 80 persen kasus hepatitis akibat transfusi darah. Virus hepatitis C ini paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual. Untuk alasan yang masih belum jelas, penderita "penyakit hati alkoholik" sering kali menderita hepatitis C.
Virus hepatitis D
Hanya terjadi sebagai rekan-infeksi dari virus hepatitis B dan virus hepatitis D ini menyebabkan infeksi hepatitis B menjadi lebih berat. Yang memiliki risiko tinggi terhadap virus ini adalah pecandu obat.
Virus hepatitis E
Virus hepatitis E kadang menyebabkan wabah yang menyerupai hepatitis A, yang hanya terjadi di negara-negara terbelakang.
Virus hepatitis G
Jenis baru dari virus hepatitis yang telah terdeteksi baru-baru ini. namun belum terlalu diketahui.
Virus Lain
Virus Mumps
Virus Rubella
Virus Cytomegalovirus
Virus Epstein-Barr
Virus Herpes
Hepatitis A biasanya akan sembuh dengan sendirinya tanpa menjadi kronis. Setelah sembuh, maka akan kebal terhadap Hepatitis A, tetapi tidak kebal terhadap jenis penyakit hepatitis yang lain. Sebanyak 5 persen dari penderita Hepatitis B akan menjadi kronis, karena tidak ditangani dengan baik.
Pada pemakai narkoba suntikan yang menggunakan jarum bersama-sama yang marak pada masa lampau, maka 18 persen tertular Hepatitis B, 40 persen tertular HIV dan 70 persen tertular Hepatitis C. Jadi Hepatitis C sangat mudah menular melalui transfer cairan (virulen).
Penderita Hepatitis C sebenarnya hanya 0,8 persen, tetapi sebagian besar akan menjadi kronis, sehingga jumlah penderita kronisnya hampir sama dengan penderita Hepatitis B kronis, yaitu sekitar 1 juta orang.
Pencegahan
Distribusi global penyakit hepatitis B, yang berwarna merah (gelap) lebih banyak penderitanya daripada yang berwarna terang.
Vaksin tersedia untuk pencegahan hepatitis A dan B yang merupakan vaksin tunggal ataupun vaksin gabungan. Kekebalan terhadap Hepatitis A mencapai 99 persen -100 persen sebulan setelah menerima vaksin yang kedua kalinya (vaksin yang kedua 6 bulan kemudian setelah yang pertama). Vaksin hepatitis A tidak boleh digunakan untuk yang berusia di bawah 1 tahun.
Vaksin Hepatitis B telah tersedia sejak tahun 1986 dan telah diterapkan sedikitnya pada 177 program nasional imunisasi untuk anak-anak. Kekebalan terjadi pada lebih 95% anak-anak dan dewasa muda yang menerima 3 dosis rekombinan vaksin, sebulan setelah vaksin yang ketiga (jadwal vaksinasi adalah 0, 1 bulan dan 6 bulan).
Vaksinasi pada bayi yang berumur kurang dari 24 jam dapat mencegah penularan penyakit hepatitis B dari ibunya Organisasi Kesehatan Dunia / World Health Organization (WHO) merekomendasikan vaksinasi pada semua anak.
Terutama yang baru lahir di negara-negara dimana hepatitis B marak terjadi (seperti Indonesia, terutama di NTB dan NTT) untuk mencegah penularan secara vertikal dari ibu ke anak.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371798/original/091008600_1759721976-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__84_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4147880/original/044633900_1662436165-WhatsApp_Image_2022-09-06_at_10.36.26_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329639/original/025640700_1787286446-purbaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340558/original/047338600_1788510282-cek_fakta_-_BNI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4030740/original/045537100_1653289143-Sosialisasi-Pencegahan-Hepatitis-Akut-IQBAL-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4027493/original/090246800_1652956120-Hepatitis-Akut-Anak-Indonesia-Tallo-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4021520/original/009119900_1652416306-1652413944483_01_1280x720px_CMS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4020071/original/020420200_1652322393-Thumb-2.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Hepatitis dalam Disease Outbreak News (DONs) WHO](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/7FhsCIulgRfRo5WMXHGh5zxvgic=/200x112/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3491270/original/020475100_1624459241-WhatsApp_Image_2021-06-23_at_21.03.01.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3148935/original/092727300_1591780682-20200610-Protokol-Kenormalan-Baru-di-Bandara-Soetta-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3791912/original/064704800_1640154011-20211222-Cara-Tenaga-Kesehatan-Tarik-Minat-Anak-untuk-Vaksinasi-COVID-19-Herman-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3484087/original/082571100_1623824935-coronavirus-child-mother-with-daughter-child-lying-bed-woman-medical-mask_1157-44494.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1456296/original/092756400_1483451623-Apa-Itu-Hepatitis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3323369/original/038631000_1607930308-20201214-Vaksin-Campak-Pentablo-dan-Polio-penyuluhan-anak-anak-DWI-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013449/original/059656200_1651569285-WhatsApp_Image_2022-05-03_at_14.32.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3481438/original/072966300_1623638485-young-boy-sleep-sickness-stay-hospital.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559489/original/086941600_1630587254-Lab.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3472306/original/061387500_1622720228-1.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Tiga Tambahan Informasi Hepatitis Akut Berat](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/QUVqi_DIRcuJV01yDnSnRnp_68U=/200x112/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012521/original/020219400_1651387025-WhatsApp_Image_2022-05-01_at_11.45.41.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1457999/original/046382600_1483456921-Rubrik_20Higienitas_20Keluarga_Minimalkan-Penyebaran-Sakit-Kuning-Akibat-Hepatitis-A.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3634456/original/006289400_1637058807-photo-1544813545-4827b64fcacb.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama : Hepatitis Berat Sudah Sampai Singapura](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/KmTVdGLXRuX2mxOX39TkrNB7Br0=/200x112/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012520/original/007869500_1651387025-WhatsApp_Image_2022-05-01_at_11.45.08.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3234009/original/019353600_1599719811-alex-pasarelu-S8BW-Wx9G8I-unsplash.jpg)
![[Kolom Pakar] Prof Tjandra Yoga Aditama: Hepatitis Berat yang Belum Jelas Penyebabnya](https://cdn1-production-images-kly.akamaized.net/3vd3SbjqyUlqN-oMD7YApkVgaNs=/200x112/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3651902/original/099796700_1638518481-81ea7d79-7ff6-4eeb-ba79-af68354d52c1baru.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3528077/original/098864300_1627882671-camilo-jimenez-1WKZQb6bB-4-unsplash.jpg)