Liputan6.com, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap perempuan berinisial YTR yang diduga dilakukan oleh kekasihnya, TH, di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Menurut Gus Falah, tindakan yang diduga dilakukan pelaku merupakan kejahatan serius yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan.
“Perbuatan ini sangat keji dan tidak dapat ditoleransi. Aparat penegak hukum harus mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya kepada pelaku. Korban telah mengalami penderitaan yang luar biasa akibat dugaan penganiayaan dan penyekapan yang berlangsung selama bertahun-tahun,” kata Gus Falah dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).
Advertisement
Politikus PDI Perjuangan itu menilai fakta-fakta yang terungkap menunjukkan korban mengalami penderitaan berat akibat dugaan kekerasan yang berlangsung dalam waktu lama.
Ia menyebut aparat penegak hukum perlu menerapkan pasal-pasal yang relevan secara maksimal untuk memberikan efek jera sekaligus memenuhi rasa keadilan masyarakat.
“Fakta-fakta yang terungkap menunjukkan korban mengalami kondisi yang sangat memprihatinkan. Aparat harus menerapkan pasal-pasal yang relevan secara maksimal agar memberikan efek jera dan memenuhi rasa keadilan masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, YTR diduga menjadi korban penganiayaan dan penyekapan oleh TH selama kurang lebih tiga tahun di sebuah kamar kos di kawasan Cileunyi.
Akibat dugaan kekerasan tersebut, korban dilaporkan mengalami sejumlah luka dan gangguan kesehatan serius, mulai dari gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, hingga tidak dapat berjalan normal.
Pendampingan Selama Pemulihan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8324602/original/005172600_1782194019-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_12.51.35.jpeg)
Selain mendorong penegakan hukum terhadap pelaku, Gus Falah meminta negara memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan yang memadai selama proses pemulihan.
“Negara harus hadir untuk memastikan hak-hak korban terpenuhi. Selain proses hukum terhadap pelaku, pemulihan fisik dan psikis korban juga harus menjadi perhatian utama,” tegasnya.
Ia juga meminta aparat memberikan akses layanan kesehatan dan pendampingan psikologis bagi korban agar proses pemulihan dapat berjalan secara optimal.
Kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan tersebut telah dilaporkan keluarga korban ke Polda Jawa Barat pada 12 Juni 2026. Hingga kini, penyidik masih melakukan penyelidikan dan memburu keberadaan terduga pelaku.
Gus Falah berharap proses penyelidikan dan penyidikan dapat berjalan cepat, objektif, serta menghasilkan penegakan hukum yang berkeadilan bagi korban.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463779/original/049305200_1767670885-Screenshot_2026-01-06_103951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4919749/original/034086800_1723781524-000_36EC7XK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892802/original/045596000_1566805482-20190826-Jokowi-sebut-kaltim-jadi-ibu-kota-baru-ANGGA-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5413219/original/075998500_1763117349-Jepretan_Layar_2025-11-13_pukul_12.47.16.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/134/original/013530700_1671867028-WhatsApp_Image_2022-12-24_at_14.27.25.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8480622/original/006833100_1782392396-AFSEL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8650687/original/066270800_1782664551-South_Korea_head_coach_Hong_Myung-bo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8229349/original/096793100_1781089763-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258052/original/073135800_1781307011-cyle_larin_selebrasi_kanada_bosnia_ap_sam_balkansky.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260736/original/098764200_1781652814-norwe.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452423/original/071248000_1782349365-neymar_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257797/original/022434900_1781257127-South_Africa_s_Themba_Zwane__11__receives_a_red_card.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262509/original/033331100_1781827688-063_2282269735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5288042/original/032722400_1752860767-Kapolda_Jabar_Irjen_Pol._Rudi_Setiawan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8351567/original/029284200_1782225485-taufik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8352767/original/070156900_1782227088-taufik_hidayat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8325871/original/052697300_1782195472-WhatsApp_Image_2026-06-23_at_13.16.07.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8403445/original/067175300_1782285727-WhatsApp_Image_2026-06-24_at_11.50.37.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7653290/original/025473000_1780445650-1000168391.jpg.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7029649/original/062474100_1779804314-WhatsApp_Image_2026-05-26_at_20.56.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554704/original/076872400_1776098970-Bupati_Jember_Muhammad_Fawait_01.jpg)