Sukses

Pemuda di Gresik Rekam Aksi Gantung Diri Melalui Handphone, Keluarga Menolak Autopsi

AKP Musirham mengatakan, pemuda berusia 24 tahun itu ditemukan oleh sang ayah sudah tidak bernyawa di balik pintu rumahnya dengan posisi tergantung.

Liputan6.com, Gresik - Seorang pemuda di Dusun Karanglo, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, berinisial JVCID, merekam video aksi gantung diri melalui handphone miliknya.

"Kejadiannya Jumat 5 Juli kemarin. Yang bersangkutan bukan live di medsos, tapi di video lewat hanphone," ujar Kapolsek Driyorejo AKP Musirham,  Sabtu (6/7/2024).

AKP Musirham mengungkapkan, pihak keluarga korban sudah menerima dan menganggap sebagai musibah. Pihak keluarga juga tidak berkenan dilakukan autopsi.

"Jenazah yang bersangkutan langsung dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di pemakamanan umum desa setempat," ucapnya.

AKP Musirham mengatakan, pemuda berusia 24 tahun itu ditemukan oleh sang ayah sudah tidak bernyawa di balik pintu rumahnya dengan posisi tergantung.

"Aksi gantung diri itu membuat orangtua yang bersangkutan histeris. Selanjutnya, warga sekitar kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Driyorejo," ujarnya.

AKP Musirham menyebut, penyebab korban melakukan gantung diri masih dalam penyelidikan dan masih memeriksa keterangan para saksi.

“Dari lokasi anggota kami juga mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone merk Vivo Y20S warna biru milik korban,” ucapnya.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

2 dari 2 halaman

KONTAK BANTUAN

Bunuh diri bukan jawaban apalagi solusi dari semua permasalahan hidup yang seringkali menghimpit. Bila Anda, teman, saudara, atau keluarga yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit, dilanda depresi dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, sangat disarankan menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan (Puskesmas atau Rumah Sakit) terdekat.

Bisa juga mengunduh aplikasi Sahabatku: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.tldigital.sahabatku

Atau hubungi Call Center 24 jam Halo Kemenkes 1500-567 yang melayani berbagai pengaduan, permintaan, dan saran masyarakat.

Anda juga bisa mengirim pesan singkat ke 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat surat elektronik (surel) kontak@kemkes.go.id.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.