Liputan6.com, Pasuruan - Dua tempat isolasi terpusat (isoter) pasien COVID-19 di Kabupaten Pasuruan, dinyatakan layak huni setelah Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) V/Brawijaya Kolonel Arm. Imam Haryadi memastikan kelayakan kedua tempat tersebut.
Dua tempat isoter tersebut masing-masing adalah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Gempol dan Asrama Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Pandaan.
"Isoter di SMPN 2 Gempol memiliki ruang serbaguna yang dijadikan mini ICU. Di sekolah ini sudah disiapkan sebanyak 67 tempat tidur, dua kamar mandi, dapur dan tiga tempat instalasi air. Obat-obatan juga tersedia lengkap," katanya kepada wartawan usai meninjau lokasi isoter di wilayah Kabupaten Pasuruan, Rabu, 4 Agustus 2021, dilansir dari Antara.
Advertisement
Sedangkan di Asrama SKB Pandaan, Kapendam Imam menandaskan terdapat dua gedung yang masing-masing terdiri dari dua lantai yang digunakan sebagai isoter.
"Tiap kamar di dua gedung Asrama SKB Pandaan dilengkapi pendingin udara. Ada pula TV di masing-masing kamarnya. Ini cocok digunakan untuk pasien COVID-19 dengan gejala ringan dan sedang," ujarnya.
Â
Saksikan Video Menarik Berikut Ini
Sangat Direkomendasikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3032026/original/072890100_1579915738-IMG-20200124-WA0070.jpg)
Menurutnya, dua tempat isoter di Kabupaten Pasuruan itu sangat direkomendasikan bagi warga sekitar yang terpapar COVID-19 ketika kondisi rumahnya tidak memungkinkan dipakai untuk isolasi mandiri (isoman).
Kunjungan Kapendam Imam di Pasuruan mewakili Panglima Kodam V/Brawijaya sebagai perwira pengawas dalam kegiatan pemberlakuan pembatasan kegiatan mikro (PPKM) yang pelaksanaannya dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) bersama forum koordinator pimpinan di tiap daerah kabupaten/ kota.
Dalam kesempatan itu, Kapendam mengingatkan agar Camat, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas di setiap kota/kabupaten, termasuk segenap tenaga kesehatan rutin melakukan 3T, yaitu "testing, tracing dan treatment" demi memutus penyebaran COVID-19.
"Warga juga harus tetap mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penularan COVID-19," tuturnya.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320371/original/018798600_1786347441-Stella.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3339591/original/000480600_1609737725-cek_fakta_ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329565/original/022781600_1787284896-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-21T105934.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307986/original/033339200_1785125047-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-27T110150.449.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3489251/original/085897600_1624329610-20210622-Rusun-Nagrak-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1372665/original/083939200_1476339147-surabaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341174/original/027779800_1788584822-IMG_6363.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333035/original/081246600_1787729184-WhatsApp_Image_2026-08-26_at_14.19.50.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331783/original/026774100_1787563852-Pengemudi_Outlander_Mabuk_Ditetapkan_Tersangka_dan_Langsung_Ditahan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331762/original/063692200_1787562961-IMG-20260824-WA0031.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325924/original/009439300_1786946543-daf890bc-f16f-4de0-b410-a8a70b284ece.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331094/original/072412000_1787482060-sby1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321955/original/070273800_1786512297-risma_di_dolly.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5446115/original/057442500_1765873270-1000023607.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313927/original/062109000_1785725847-ev1.jpg)