Salat Tarawih Hari Ke-16, Mendapat Jaminan Surga dan Terbebas dari Neraka

Pada hari ke-16 bulan Ramadan ini, keutamaan Salat Tarawih adalah jaminan bebas dari neraka dan mendapat janji surga dari Allah SWT.

Liputan6.com, Jakarta Salah Tarawih adalah salah satu ibadah khas saat Ramadan. Bulan spesial Ramadan merupakan bulan suci yang dinanti kedatangannya. Di dalamnya terdapat sejumlah keutamaan di antaranya adalah mengerjakan Salat Tarawih.

Pada hari ke-16 bulan Ramadan ini, keutamaan Salat Tarawih adalah mendapat jaminan surga dari Allah SWT dan terbebas dari api neraka. Keterangan itu termaktub dalam kitab Durratun Nasihin karya Syekh Utsman bin Hasan bin Ahmad Asy-Syakir al-Khaubawiyyi.

"Pada malam yang keenambelas Salat Tarawih di bulan Ramadan, akan mendapat jaminan dari Allah SWT terbesar dari siksa neraka dan mendapat janji surga bagi yang Tarawih," tulis Syekh Utsman dalam kitabnya.

Masjid menjadi pilihan utama dalam mengerjakan Salat Tarawih. Namun, jika tidak memungkinkan karena ada bencana atau halangan tertentu, maka mengerjakannya di rumah bisa menjadi pilihan.

Cara mengerjakannya pun bisa dengan sendiri-sendiri atau berjamaah dengan anggota keluarga di rumah. Hal itu karena sesungguhnya tidak ada aturan yang mewajibkan mengerjakan Salat Tarawih berjamaah.

Salat Tarawih tak harus di masjid. Seturut protokol kesehatan di tengah wabah virus corona COVID-19 ini, mengerjakan salat Tarawih secara berjamaah di masjid dapat menimbulkan bahaya, yaitu penularan. Penularan virus corona begitu cepat dimungkinkan melalui cipratan doplet antar-manusia.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Kitab Durratun Nasihin

Kitab Durratun Nasihin merupakan salah satu kitab penting dalam dunia pesantren di Indonesia. Kajian tentangnya terus dilakukan demi mencecap hikmah dan kebijaksanaan dalam menjalani ibadah.

Durratun Nasihin dalam Bahasa Arab berarti mutiara para penasihat. Sesuai judulnya, kitab ini menghimpun sejumlah nasihat, peringatan, hikmah serta kisah-kisah menarik terkait kehidupan dunia dan akhirat.

Dalam pembukaan kitab ini, pengarangnya mengatakan bahwa dirinya merupakan salah satu ulama yang tinggal di Konstantinopel. Tak ada keterangan mengenai tanggal kelahiran sang pengarang, namun diketahui bahwa ia meninggal pada 1824 M.

Syekh Utsman menyatakan bahwa dia melatari penulisan kitab ini lantaran masyarakat di tempat tinggalnya gemar dengan nasihat-nasihat. Timbul niat untuk menulis sebuah kitab yang berisi nasihat dan kisah-kisah.

Selain itu, dia juga ingin meluruskan cara orang-orang sekitar yang salah dalam menyampaikan nasihat. Maka, kitab ini juga bisa disebut sebagai sarana untuk membenarkan cara penyampaian nasihat yang keliru.

  • Surabaya adalah Ibu Kota Provinsi Jawa Timur
    Surabaya adalah Ibu Kota Provinsi Jawa Timur
    Surabaya
  • Ramadan adalah bulan suci umat Islam yang dirayakan dengan cara melaksanakan puasa selama satu bulan penuh.
    Bulan Ramadan adalah periode suci bagi umat Muslim di seluruh dunia untuk berpuasa, meningkatkan ibadah, dan mempererat tali silaturahmi, dengan panduan lengkap mencakup jadwal, fiqih, gaya hidup, ekonomi, dan kesehatan.
    Ramadan
  • liputan6
    Tarawih merupakan salat sunah pada malam hari yang dilaksanaman sesudah Isya atau sebelum subuh pada bulan Ramadan (puasa).
    tarawih
  • Berita Surabaya
  • Salat Tarawih