VIDEO: Semburan Lumpur Gas di Kutisari Surabaya Jadi Perhatian Warga

Petugas PGN memeriksa di titik semburan lumpur dan mengimbau warga di Perumahan Kutisari Surabaya tidak menyalakan rokok atau api di radius 100 meter karena berbahaya.

OlehDidi N
Diterbitkan 27 September 2019, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Petugas dari Perusahaan Gas Negara (PGN), Selasa, mendatangi lokasi semburan lumpur dan melakukan pemeriksaan secara cermat. Titik semburan lumpur ini berada 500 meter dari pipa gas PGN. Petugas PGN mengimbau warga tidak menyalakan rokok atau api pada radius 100 meter dari titik semburan lumpur.

Semburan lumpur di halaman rumah Jalan Kutisari Indah Utara lll/19, Surabaya ini, hingga Selasa siang masih menyembur dan mengeluarkan material lumpur bercampur minyak dan gas.

Meski semburan lumpurnya relatif mengecil, namun keluarnya semburan sempat menarik perhatian warga. Bahkan, penghuni rumah, Lisa dan Setiawan terpaksa dievakuasi untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Jaringan terdekat dari sini kurang lebih 500 meter, dan dilokasi ini tidak ada jaringan pipa gas, jadi untuk upaya penutupan dan pengamanan kami serahkan ke Pemkot," ujar Kepala Divisi Distribusi Gas PGN Regional 2, Munari.

Karena semburan lumpur masih terus terjadi, banyak warga yang penasaran dan berdatangan karena ingin menyaksikan langsung. Untuk menghindari hal yang tak diinginkan, petugas dari Pemerintah Kota Surabaya memberi garis larangan masuk ke lokasi, dan mendapat pengamanan dari Satpol PP serta Linmas. Demikian seperti yang diberitakan pada program Liputan6, Rabu, 25 September 2019.

Â