Sinopsis Operasi Pesta Copet dan Review Filmnya: Kala Nyopet Pakai Tahapan Terstruktur

Film Operasi Pesta Copet akan tayang pada 27 Agustus mendatang.

Diterbitkan 19 Agustus 2026, 23:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Film "Operasi Pesta Copet" menampilkan Iqbaal Ramadhan dalam aksi pencopetan besar di Pestapora.
  • Motivasi utama pencopetan adalah faktor ekonomi, seperti kesulitan keuangan Ijal.
  • Para aktor menunjukkan akting natural dan chemistry kuat dalam genre komedi kriminal.

Liputan6.com, Jakarta - Genre heist alias pencurian kini hadir di Tanah Air dalam film baru yang sedang hangat diperbincangkan, Operasi Pesta Copet. Filmnya dibintangi oleh banyak aktor ternama seperti Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, Fauzan Lubis.

Dalam screening yang dihelat di Jakarta baru-baru ini, akting serta cerita yang menarik dalam Operasi Pesta Copet, membuat penonton bertepuk tangan meriah begitu film selesai.

Mengusung tema pencopetan, film ini menceritakan Ijal (Iqbaal Ramadhan) yang merencanakan pencopetan besar-besaran di festival musik Pestapora. Namun sebelum itu, ia harus merekrut teman-temannya agar aksi mencopet lebih smooth.

Di balik aksi kriminal ini, ada hal-hal yang mendasari mereka untuk melakukan hal tersebut yaitu faktor ekonomi. Layaknya Ijal yang berada dalam kesulitan setelah diputus hubungan kerja dan ibunya yang memiliki hutang belasan juta.

Dalam rencana mencopet di acara besar seperti Pestapora, Ijal dan teman-teman tentunya perlu persiapan matang agar tidak tertangkap security. berbagai hal dilakukan agar bisa mewujudkan aksi copet di festival musik itu.

Pada awalnya Ijal hanya menjadi pencopet biasa, namun setelah mendatangi suatu konser untuk yang pertama kalinya semuanya berubah. Setelah merekrut temannya yaitu Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba), mereka menyusun rencana mencopet di konser musik yang dilengkapi dengan latihan mencopet dengan struktur dan tahapan sempurna.

Tahapan nyopet sempurna Ijal, Adut, Tia, dan Melodi

Sebelum ke festival musik besar yaitu Pestapora, mereka tentunya mengadakan trial atau latihan bersama sama terlebih dahulu. Mereka bahkan memiliki tahapan nyopet yang disebut dengan ngalih, mutus, nadah, dan ngambang. 

Akankah latihan-latihan itu membuahkan hasil dan menyukseskan aksi mencopet mereka di Pestapora? Saksikan selengkapnya pada tanggal 27 Agustus mendatang di bioskop Indonesia. 

Review Singkat Operasi Pesta Copet

Mengusung tema pencurian, komedi kriminal, drama, dan aksi, Operasi Pesta Copet sukses menghibur para penonton dengan cerita dan akting para pemainnya. Karakter Ijal, Adut, Tia, dan Melodi terasa sangat autentik dan natural. 

Vibe dan penampilan yang terkesan 'kumal' ini terasa sangat meyakinkan, lewat pembawaan para aktor saat memerankan karakter-karakter itu.

Dari segi editing, terdapat beberapa transisi smooth antar-adegan. Disertai juga tentunya dengan humor yang segar, Operasi Pesta Copet membuat tawa penonton memenuhi studio bioskop.

 

Performa para aktor Operasi Pesta Copet

Performa kompak yang ditunjukkan Iqbaal Ramadhan, Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, dan Kawai Labiba membuat chemistry yang luar biasa bisa dirasakan oleh penonton. 

Penampilan karakter mereka yang hidup bukan hanya berpegangan pada riasan visual, tetapi juga dari kualitas akting yang natural baik dalam menyampaikan kehangatan persahabatan mereka maupun saat terjadi konflik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Review Film Ayah Aku Mau Cerita: Awas, Jangan Terkecoh Judulnya yang Sentimental

Afradhiya N. R, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan