Koko Gembul Jadi Food Vlogger Ratusan Ribu Pengikut, Dulu Minder Tampil di Depan Kamera

Awalnya Koko Gembul belum membayangkan akan jadi kreator konten.

Diterbitkan 25 Juli 2026, 12:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kisah sukses pesohor medsos sering kali berawal dari hal-hal simpel. Salah satunya, dialami Chiho yang populer dengan nama Koko Gembul. Berawal dari iseng unggah foto makanan ke Instagram, kini ia menjadi salah satu food vlogger papan atas Tanah Air.

Di Instagram, akun @kokogembul punya 189 ribuan pengikut. Akun TikTok @kokogembul meraup 224 ribuan pengikut. Kesuksesan Koko Gembul diwarnai sejumlah romantika. Ia hampir menyerah kala merintis karier sebagai kreator konten karena malu dan minder tampil di depan kamera. Jauh sebelum dikenal sebagai food vlogger, Koko Gembul berkecimpung di dunia kuliner sebagai pemilik restoran pada 2018. Saat itu, ia kerap mengundang para food vlogger untuk membantu memperkenalkan tempat usahanya kepada publik.

Dari pengalaman tersebut, ia paham bagaimana konten memengaruhi minat masyarakat untuk mencoba tempat makan. Saat itu Koko Gembul belum membayangkan akan jadi kreator konten. Di tengah kesibukan kerja, ia dan istri sering menikmati makanan di luar rumah dibanding memasak sendiri.

Koko Gembul mulai mendokumentasikan makanan yang disantap lalu mengunggahnya ke medsos. Kala itu, konten foto masih tren. Dalam wawancara online pada 24 Juli 2026, Koko Gembul mengaku hanya ingin menyimpan dokumentasi kuliner yang pernah dicoba.“Awalnya benar-benar iseng. Saya dan istri sama-sama kerja, jadi hampir tiap hari makan di luar. Setiap makan saya foto lalu unggah ke Instagram. Waktu itu, belum kepikiran bakal jadi pekerjaan seperti sekarang,” kata Koko Gembul kepada awak media.

Akui Sempat Malu

Tak disangka, unggahan-unggahan tersebut menarik perhatian netizen. Jumlah pengikutnya perlahan bertambah. Beberapa pelaku usaha kuliner mulai menawarkan makanan gratis agar bisa diulas di akun Koko Gembul.

“Senang sekali waktu pertama ada yang kirim makanan dan minta di-posting di medsos. Setelah itu ada yang menanyakan rate card. Akhirnya saya bikin sendiri dan ternyata sampai sekarang masih jalan,” beri tahunya. Lalu, tren medsos berubah dengan dominasi konten video pendek. Di sinilah, Koko Gembul kehilangan rasa percaya diri. Menurutnya, mengunggah foto makanan jauh lebih nyaman jika dibandingkan harus berbicara dan memperlihatkan wajah di depan kamera.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

“Saya sempat mau berhenti karena malu tampil di video. Dulu, lebih nyaman upload foto makanan saja,” ungkap Koko Gembul. Beruntung, para sahabat mendorongnya untuk tetap konsisten ngonten lewat video pendek.

Halaman
Show All
Tim Showbiz, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan