Ratu Meta Rekam Lagu Baru Cuma Lima Menit, Dangdut Satir Soal Hubungan Singkat Zaman Now

"Cuma Lima Menit" dari Ratu Meta mengusung genre dangdut koplo modern. Lirik lagunya melontar sindiran halus bagi yang sering memberi janji palsu.

Diterbitkan 21 Mei 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ratu Meta merilis single "Cuma Lima Menit" bergenre dangdut koplo modern.
  • Lagu ini menyindir fenomena ghosting dan janji palsu dalam cinta kaum urban.
  • Lirik "Baru lima menit" menyoroti hubungan modern yang minim keseriusan.

Liputan6.com, Jakarta - Ratu Meta kembali menyapa pendengar dengan meluncurkan karya terbaru. Melalui bendera label RPH Musik, Ratu Meta merilis single "Cuma Lima Menit," yang mengangkat realita cinta kaum urban saat ini. Lagu ini mengusung genre dangdut koplo modern, yang dirancang agar enak didengar sekaligus asyik untuk bergoyang. Ratu Meta mengungkap, lirik lagu ini tak hanya sekadar hiburan, melainkan sindiran halus bagi yang sering memberi janji palsu.

"Diciptakan Yogi RPH, lagu ini bercerita tentang seseorang yang terlalu cepat percaya pada rayuan cinta. Awalnya hubungan terasa manis dan penuh perhatian, namun semuanya berubah hanya dalam waktu singkat," kata Ratu Meta kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Yogi RPH yang bertindak sebagai komposer, meramu kata-kata sederhana namun memiliki daya pikat bagi pendengar. Sementara Ratu Meta menonjolkan bagian penting dari lagu tersebut, yang menjadi inti seluruh pesan yang ingin disampaikan.

"Bagian refrein menjadi daya tarik utama lewat lirik: Baru lima menit, kau kabur duluan. Baru lima menit, cintamu bertahan," ungkapnya.

Fenomena hubungan asmara yang sering disebut dengan istilah ghosting menjadi inspirasi utama di balik lagu ini. Ratu Meta menilai, banyak pasangan muda sekarang yang begitu mudah memberikan harapan tinggi namun menghilang dengan cepat.

"Lirik tersebut langsung terasa relate dengan fenomena hubungan modern yang sering dipenuhi janji manis, tetapi minim keseriusan," tutur Ratu Meta.

 

Lirik Yang Relevan

Dalam prosesnya, lagu ini diberi sentuhan modern lewat tangan dingin Deden Mahdian sehingga perpaduan musik dan karakter suara Ratu Meta menciptakan harmoni unik serta beda dari lagu sebelumnya.

Kehadiran single ini jadi penanda eksistensi Ratu Meta di kancah musik dangdut Tanah Air tetap kuat dan terjaga. Ia menegaskan komitmen untuk terus memanjakan penggemar dengan musik relevan dan tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

 

Lagu dan Eksistensi

"Melalui lagu ini ingin membuktikan eksistensi sebagai salah satu penyanyi dangdut yang mampu menghadirkan karya-karya menghibur sekaligus mengikuti tren musik modern," tegasnya.

Ratu Meta merasa beruntung karena mendapat dukungan penuh dari tim kreatif dalam proses produksi singlenya. Ia berharap "Cuma Lima Menit" dapat diterima para penikmat musik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Melani D'Academy 8 Ungkap Perjalanan Bermusik

M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan