ONE OK ROCK: Detox Asia Tour 2026, Konser Pamungkas Penuh Energi

Jakarta menjadi titik henti terakhir ONE OK ROCK untuk Detox Asia Tour 2026.

Diterbitkan 17 Mei 2026, 14:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Penampilan band Jepang, ONE OK ROCK sukses memuaskan para penggemar dalam konser bertema Detox Asia Tour 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2026. Selama dua jam, penonton larut dalam irama musik menghentak dan penuh distorsi.

Konser yang dipersembahkan Third Eye Management (TEM) dan Live Nation ini merupakan penutup dari rangkaian tur Asia. Sebelumnya, band yang digawangi Takahiro Moriuchi, Toru Yamashita, Ryota Kohama dan Tomoya Kanki tampil di sembilan negara dan wilayah Asia, dimulai dari Bangkok, Thailand.

Meski kawasan GBK sempat diguyur hujan pada sore hari, itu tidak menyurutkan OORers, sebutan bagi fans ONE OK ROCK untuk datang. Mereka mengenakan pakaian serba hitam, ada yang berdandan ala emo hingga membawa atribut menampilkan tulisan band maupun foto para personel.

Tepat pukul 20.00 WIB, lagu Indonesia Raya menggema di area konser. Puluhan ribu OORers yang memadati area festival maupun tribun serentak berdiri, melantuntan lagu kebangsaan.

Setelah itu, lampu panggung mati. Suasana gelap untuk beberapa saat, hingga monitor backround panggung menyala menampilkan cuplikan video animasi berdurasi sekira empat menit.

Videp tersebut bercerita tentang inspirasi penggarapan album Detox, karya kesebelas ONE OK ROCK yang dirilis pada 11 Februari 2025. Song list di album ini bukan hanya meninjolkan distorsi, namun juga sarat makna.

Energi Rock Tak Terbendung

Album Detox lahir sebagai respons kondisi dunia saat ini, dengan kekacauan, penderitaan, konflik hingga peperangan pecah di berbagai penjuru. Lagu-lagu itu juga membawa pesan sosial, kritik kepada pemerintah dan respons dari kerasnya realita kehidupan.

Kemudian, intro Puppet Can't Control You terdengar dari panggung yang langsung isambut teriakan histeris penonton. Ketika masuk ke dalam lirik, tanpa dikomando penonton serentak bernyanyi bersama Taka.

"senkō ka kōkō de kimaru yō na. Bakageta petenshi no gēmu ni. Jissai odorasarete kuruwasare. Damasareta ageku".

Irama menghentak dimulai ketika suara rhythm tebal dimainkan sang gitaris Toru, dipadu petikan bas dari Ryota, dan gebukan drum Tomoya. Energi rock deras mengalir membuat penonton berjingkrak.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Liputan6.com, Dinny MutiahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan