Perfect Crown Berakhir dengan Rating Tertinggi dan Permintaan Maaf soal Kontroversi Sejarah

Cerita dalam serial drakor Perfect Crown dinilai menyimpang dari sejarah Korea Selatan yang selama ini diketahui publik Korea.

Diterbitkan 17 Mei 2026, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Serial drama Korea (drakor) Perfect Crown yang dibintangi IU dan Byeon Woo Seok yang berakhir pada 16 Mei 2026 meraih rating penonton tertinggi. Namun, capaian itu juga diwarnai sederet kontroversi yang memicu permintaan maaf dari tim produksi serial tersebut.

Episode ke-11 mencatatkan rating penonton sebesar 13,5 persen, sedangkan episode terakhir mencatatkan rating penonton tertinggi, yaitu 13,8 persen. Dalam episode terakhir, Pangeran Agung Ian (diperankan Byeon Woo Seok) dan Seong Hui Ju (diperankan IU) berakhir bahagia, menjalani kehidupan biasa sebagai pasangan setelah penghapusan monarki konstitusional.

Mengutip The Chosun Daily, Minggu (17/5/2026), Perfect Crown telah membangkitkan ekspektasi tinggi karena partisipasi IU, yang merupakan bintang terkenal, dan Byeon Woo Seok, yang mendapatkan popularitas luar biasa melalui drama “Lovely Runner.” Dua minggu sebelum penayangan perdananya, drama ini menduduki peringkat 1 dalam popularitas topik drama TV-OTT untuk minggu ke-4 Maret 2026, naik satu peringkat dari minggu sebelumnya, menurut FUNdex yang dirilis oleh Good Data Corporation.

Ini adalah pertama kalinya sejak dimulainya survei popularitas topik bahwa sebuah drama yang belum mulai ditayangkan menduduki peringkat 1 secara keseluruhan dalam popularitas topik drama TV-OTT. 'Istri Pangeran Agung Abad ke-21' khususnya menduduki peringkat 1 baik dalam peringkat VON (respons komunitas, Suara Netizen) maupun SNS, yang merupakan indikator yang membentuk popularitas topik. Di sisi lain, tim produksi Perfect Crown mengeluarkan permintaan maaf melalui situs web resmi. 

Permintaan Maaf Tim Produksi Perfect Crown

Mereka menyatakan, "Kami dengan tulus meminta maaf kepada semua yang menonton drama ini dengan penuh kasih sayang karena telah menimbulkan kekhawatiran tentang masalah pembangunan dunia dan keakuratan sejarah. Masalah ini muncul karena tim produksi gagal memeriksa dengan cermat bagaimana etiket Joseon berkembang sepanjang sejarah."

"‘Perfect Crown’ adalah drama romantis dengan elemen sejarah alternatif. Meskipun dunia virtual dan konteks sejarah nyata beririsan, seharusnya kami lebih berhati-hati dan melakukan pertimbangan yang mendalam. Namun, kami kurang berupaya untuk menyempurnakan pembangunan dunia dan menelitinya lebih teliti."

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Kami dengan rendah hati menerima kritik Anda dan akan segera memperbaiki audio dan subtitle untuk bagian-bagian yang relevan dalam tayangan ulang, VOD, dan layanan OTT. Kami sekali lagi meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Ke depannya, kami akan berusaha untuk menghasilkan karya yang membalas kepercayaan pemirsa kami dengan rasa tanggung jawab yang lebih besar."

Halaman
Show All
Dinny MutiahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan