Donny Fattah Meninggal Dunia usai Melawan Kompilasi Penyakit, Banjir Ucapan Bela Sungkawa Para Artis

Donny Fattah bassis dan salah satu pendiri grup band legendaris God Bless, tutup usia pada umur 76 tahun.

Diterbitkan 07 Maret 2026, 19:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Sungguh kehilangan. Tuhan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan",tulis Pongki Barata dipostingan Instagram resmi @godblessrocks

"Semoga selalu mendapatkan tempat terbaik..dikehidupan baru nya..dan selalu dalam lindungan Allah SWT, turut berduka untuk kluarga besar yg ditinggalkan...amien...ya rob....",tulis Yuke Sampurna dipostingan Instagram resmi @godblessrocks

"Innalillahi wa inailaihi rojiun... turut berduka cita sedalam dalamnya, smoga keluarga diberikan keridhoan atas berpulangnya om donny",tulis Chua kotak dipostingan Instagram resmi @godblessrocks

"turut berduka cita mendalam..," tulis najwashihab dipostingan Instagram resmi @godblessrocks

"Selamat jalan legend," ulis praz teguh dipostingan Instagram resmi @godblessrocks

"Innalillahi wainnailaihi rojiuun... turut berduka cita dan berbela sungkawa .. sedalam dalamnya..",tulis Enda Ungu dipostingan Instagram resmi @godblessrocks

"Innalilahi wainailaihi rojiun. Kita kembali kehilangan legenda musik Indonesia. Tanpa beliau, musik rock Indonesia tidak akan seperti sekarang. Turut berduka untuk @godblessrocks dan seluruh keluarga besar yang ditinggalkan, cc @imanfattah. Semoga almarhum istirahat dalam damai, dan surga mendapatkan musisi berbakat untuk menghibur diatas sama," tulis EdyKhemod dipostingan instagram pribadinya

Tokoh-tokoh musik dan penggemar lainnya juga memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal tetap bersemangat tampil di panggung meski kondisi kesehatannya sedang menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Unggahan berita duka di akun Instagram resmi band langsung dibanjiri ribuan doa dan ucapan belasungkawa dari netizen yang tumbuh besar dengan lagu-lagu God Bless.

Donny Fatah Ungkap soal Penyakitnya

Sebelum wafat, Donny Fattah sempat secara terbuka membagikan perjuangannya melawan berbagai masalah kesehatan serius yang memaksanya membatasi aktivitas panggung bersama God Bless. Donny menjelaskan bahwa konsumsi obat jangka panjang sejak 2012 memiliki efek samping yang "memakan" otot dan tenaganya, namun ia tetap bersemangat demi merayakan 50 tahun God Bless.

Donny mengaku harus mengonsumsi hingga 32 jenis obat setiap hari untuk menjaga kondisinya agar tetap stabil dan bisa terus berkarya. Penyakit-penyakit tersebut menyebabkan bagian tubuh dari pinggang ke bawah menjadi sangat lemah, sehingga beliau harus menggunakan tongkat untuk berjalan dan sering kali tampil di atas panggung sambil duduk di kursi.

"Alhamdulillah kalau buat tubuh bagian atas saya normal, baik sekali. Yang saya kena itu dari pinggang ke bawah. Jadi itu agak lemah karena jadi ada tiga penyakit, sarcopenia, penyumbatan vaskuler dam autoimun," ungkap Donny Fattah di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada 7 Mei 2025.

 

Karya Sang Leganda Donny Fattah

Donny Fattah adalah bassist, komposer, dan pilar utama band rock legendaris God Bless sejak 1973. Ia menciptakan lagu-lagu ikonik seperti "Musisi" dan berkontribusi besar pada album Semut Hitam (1988), termasuk hits "Rumah Kita" dan "Kehidupan". Karya-karyanya menjadi fondasi penting musik rock Indonesia selama lima dekade.

Sebagai bassist dan penulis lagu, ia berperan dalam album-album penting seperti Cermin (1980) dan Semut Hitam (1988), di mana ia menciptakan lagu "Musisi" dan berkontribusi pada hits "Kehidupan". Ia terlibat dalam proyek D&R (Mimpi, Episode, Sesuatu yang Indah) dan Donny & Friends (lagu "Untukmu"). Permainan bass-nya dikenal solid dan energik, membentuk karakter musik rock Indonesia.

Donny Fattah dianggap sebagai "penjaga nyawa rock Indonesia" yang terus aktif berkarya, dengan lagu "Kehidupan" diakui sebagai salah satu dari 150 Lagu Indonesia Terbaik Sepanjang Masa oleh majalah Rolling Stone. ia juga dikenal dengan teknik bass "funky thump" dan kontribusinya menjaga keseimbangan ritme rock yang energik.

Proyek kolaborasi yang melibatkan musisi-musisi muda dan rekan sejawat. Sering terlibat dalam penggarapan album penyanyi rock papan atas seperti Ikang Fawzi dan Nicky Astria.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Nanda Salsabila Nazhifa, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan