- Mohan dan Raisa khawatir Catalina terjebak perasaan saat menjalankan misi dengan Matthew.
- Devon pamer ingatan tajam, Victoria perhatian, Gema cemburu melihat interaksi mereka.
- Aqeela gugup hadapi pemeriksaan, Harry cemas kondisi emosionalnya kambuh lagi.
Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Asmara Gen Z Episode Selasa 3 Maret mengisahkan, di sebuah kafe yang suasananya cukup tenang, Mohan dan Raisa sudah lebih dulu duduk di salah satu meja dekat jendela. Raisa terlihat gelisah sejak tadi, tangannya saling bertaut dan sesekali ia menarik napas panjang. Sementara itu, Mohan justru tampak santai, seolah sudah siap menghadapi percakapan yang akan terjadi.
Tak lama kemudian, pintu kafe terbuka dan Catalina masuk. Ia berjalan mantap menuju meja mereka, lalu duduk tanpa banyak basa-basi. Mohan langsung menatapnya serius dan bertanya tentang Matthew. “Ini masih sekadar misi, atau perasaan lo sudah ikut campur?” tanyanya lugas. Pertanyaan itu membuat suasana mendadak canggung. Raisa akhirnya ikut bersuara dengan nada pelan namun tulus, “Kate… kita cuma nggak mau kamu terjebak.” Kekhawatiran jelas terdengar dari ucapannya.
Di sudut lain, Devon baru saja datang membawa pesanan dan meletakkannya satu per satu di atas meja. Teman-temannya menatapnya dengan ekspresi tak percaya. Jefan memastikan, “Seriusan lo hafal semua tadi?” Noel masih ragu dan bertanya apakah Devon merekam pesanan di ponselnya. Dengan santai Devon menjawab bahwa ia memang punya ingatan yang tajam. Mereka semua masih terpana. Devon lalu melirik ke arah dapur, dan Victoria yang melihat itu langsung mengacungkan jempol bangga.
Beberapa saat kemudian, Victoria berdiri tepat di hadapan Devon. Ia tersenyum gemas melihat Devon yang tampak terlalu bersemangat sampai berkeringat. Dengan lembut, ia mengusap keringat di dahi Devon. Pemandangan itu tak luput dari perhatian Gema. Ekspresinya berubah datar, lalu ia berdiri dan berkomentar sinis bahwa nafsu makannya hilang melihat adegan tatap-tatapan bak slow motion.
Sementara itu, di tempat lain, Aqeela berdiri di depan meja rias. Tangannya tanpa sadar meremas ujung kaosnya karena gugup. Ia duduk di tepi kasur, menatap ponselnya sebelum akhirnya menelepon Harry. Dengan suara cemas ia meminta Harry datang menemaninya sebelum pemeriksaan berikutnya karena ia merasa sangat deg-degan. Di sisi lain, Harry langsung terdiam dan berpikir bahwa gejala emosional Aqeela mulai muncul lagi.
Di waktu yang hampir bersamaan, mobil Fattah berhenti di depan sebuah panti asuhan. Ia turun lebih dulu dengan langkah santai, disusul Blade yang tampak lebih ragu. Saat Blade bertanya mengapa mereka datang ke tempat itu, Fattah hanya tersenyum dan mengaku bahwa ia merindukan suasana di sana. Blade terdiam, bertanya dalam hati apakah ia mampu mengendalikan perasaannya sendiri.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302904/original/046159000_1784611502-Dr.Watermark_1784608315019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486517/original/015634400_1769588909-WhatsApp_Image_2026-01-26_at_14.17.00_2_.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302475/original/037155000_1784555150-Argentina_s_Lionel_Messi__from_right__Rodrigo_De_Paul__Nicolas_Otamendi_and_Leandro_Paredes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8272136/original/065784900_1782123830-KV_Master_Landscape_SCTV_Lautan_Cinta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289712/original/022344600_1783413304-SCTV_-_Wajah_Cinta_Yang_Lain_-_KV_Master_-_Landsscape.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8680763/original/043277800_1782729623-Sebuah_bencana_mempertemukan_takdir._Sebuah_rahasia_mengubah_segalanya._____Ikuti_perjalanan_Jingg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289713/original/097099300_1783413308-WCYL_Poster_Horizontal_03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8718827/original/083893900_1782812862-abid.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269553/original/058526300_1782119715-SCTV_-_Sebening_Cinta_-_KV_Master_-_Landsscape.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292989/original/021032900_1783667401-Screenshot_2026-07-10_140648.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292990/original/028749600_1783667401-Screenshot_2026-07-10_140600.jpg)