Battle of Fates Minta Maaf 2 Kali karena Kontroversi Berbeda, Dinilai Tak Sopan Bahas soal Kematian

Battle of Fates adalah kompetisi yang menampilkan para cenayang Korea Selatan, dalam menghadapi tantangan untuk membuktikan kemampuan mereka.

Diterbitkan 25 Februari 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pemirsa menyampaikan kritik, karena istilah tersebut dinilai tak sopan untuk menggambarkan sosok petugas yang gugur dalam bekerja.

Permintaan Maaf Kedua

Dilansir dari SBS Star News, pada 24 Februari 2026, pihak acara ini kembali mengucap permintaan maaf.

"Kami dengan tulus minta maaf kepada mereka yang gugur dalam menjalankan tugas, kepada keluarga yang ditinggalkan yang mungkin terluka, kepada rekan-rekan mereka, dan kepada semua orang yang tertekan oleh masalah ini, atas bahasa dan penggambaran yang tidak pantas yang muncul ketika seorang cenayang―yang tidak mengenal almarhum―mengungkap penerawangannya pada program tersebut," begitu pernyataan pihak acara ini. 

>Mereka menyatakan ke depan, akan lebih berhati-hati di seluruh tahap produksi. Tak hanya pihak Battle of Fates, Jun Hyun Moo juga mengucap permintaan maaf lewat agensinya, SM C&C.

“Kami sangat menghormati hidup dan jasa semua almarhum yang disebutkan dalam Battle of Fates, dan kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga mereka. Kami merasakan tanggung jawab besar atas rasa sakit mendiang dan keluarga mereka, karena ekspresi tertentu yang digunakan dalam siaran tersebut. Terlepas dari konteksnya, kehati-hatian harus diberikan ketika berbicara tentang mendiang," begitu pernyataan agensi. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan