8 Dekorasi Acara Tedak Siten Arash, Anak Pertama Aaliyah Thariq

Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar baru saja menggelar tedak siten untuk putra pertama mereka, Ahmad Arash Omara Thariq. Simak dekorasi acaranya.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 10:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Elemen anyaman bundar khas dekorasi tradisional memperkuat sentuhan etnik, sementara hamparan kain tipis yang menjuntai menambah kesan anggun dan sakral. Di lantai, tertata rapi perlengkapan prosesi seperti tampah berisi jajanan dan hasil bumi, serta dekorasi lampu kecil yang memberi pencahayaan lembut, menjadikan keseluruhan suasana terasa intim, khidmat, dan penuh makna budaya.

4. Prosesi Sakral Penuh Makna

Dekorasi tedak siten ini menampilkan nuansa Jawa yang hangat dan elegan dengan dominasi warna krem, putih, dan cokelat keemasan. Latar belakang kain drapery lembut dipadukan rangkaian bunga putih dan sentuhan floral bernuansa earthy, sementara elemen tangga kayu yang dihias bunga menjadi fokus utama prosesi. Di bagian depan, tersusun rapi piring-piring beralas daun sebagai bagian simbolik ritual, menciptakan suasana sakral, intim, dan sarat makna tradisi.

5. Kurungan Kayu sebagai Simbol

Elemen kurungan kayu yang dihias bunga di bagian atas menjadi pusat perhatian sebagai simbol prosesi, sementara pencahayaan lembut dan tata panggung yang rapi menghadirkan kesan intim, hangat, dan penuh makna budaya.

6. Tangga Kayu Berhias Bunga

Tangga kayu dalam prosesi tedak siten pada gambar tampak kokoh dengan warna cokelat tua dan dihias rangkaian bunga putih. Tangga ini melambangkan tahapan kehidupan yang akan dilalui anak serta doa dan harapan agar ia tumbuh kuat dan meraih masa depan yang baik. Tangga kayu ini dihiasi oleh mawar putih, roncean melati, dan ornament janur.

7. Serasi dengan Busana Adat Jawa

Keluarga kecil ini mengenakan busana adat Jawa bernuansa cokelat keemasan yang serasi. Aaliyah memakai kebaya modern berbahan brokat dengan detail payet halus yang memberikan kesan anggun dan elegan, dipadukan dengan kain batik bermotif klasik serta sepatu tertutup bernuansa senada.

Thariq mengenakan beskap bermotif lembut yang dipadukan dengan kain batik motif senada, menciptakan tampilan formal dan berwibawa. Sementara itu, Arash mengenakan busana tradisional kecil berwarna cokelat dengan bawahan batik, sehingga keseluruhan penampilan tampak harmonis, hangat, dan mencerminkan kekhidmatan prosesi adat.

8. Makna Kesucian dan Doa

Pada prosesi tedak siten ini, bunga berfungsi sebagai elemen simbolis sekaligus dekoratif. Rangkaian bunga putih yang menghiasi tangga melambangkan kesucian, doa, dan harapan baik bagi perjalanan hidup anak yang sedang menjalani tahapan simbolis menaiki tangga.

Selain itu, bunga juga memperindah area prosesi sehingga suasana terasa lebih sakral, hangat, dan penuh kebahagiaan. Secara makna, keharuman dan keindahan bunga mencerminkan harapan agar kehidupan anak kelak membawa kebaikan, nama harum, serta tumbuh dengan penuh keberkahan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apa itu tedak siten dalam tradisi Jawa?

Tedak siten adalah upacara adat Jawa yang dilakukan saat bayi berusia tujuh bulan (hitungan Jawa). Tradisi ini menandai momen pertama kali anak “turun tanah” atau menginjak bumi sebagai simbol awal perjalanan hidupnya.

2. Apa makna tangga dalam prosesi tedak siten?

Tangga melambangkan tahapan kehidupan yang akan dilalui anak. Saat bayi menaiki tangga, hal tersebut menjadi simbol doa dan harapan agar ia mampu menghadapi setiap jenjang kehidupan dengan baik serta meraih masa depan yang cerah.

3. Mengapa ada kurungan dalam acara tedak siten?

Kurungan melambangkan gambaran kehidupan dan pilihan masa depan anak. Di dalamnya biasanya diletakkan berbagai benda simbolis seperti alat tulis, uang, atau perhiasan yang merepresentasikan minat, bakat, dan harapan orang tua terhadap masa depan anak.

4. Apa saja perlengkapan yang biasanya ada dalam prosesi tedak siten?

Beberapa perlengkapan umum antara lain tangga dari tebu atau kayu, kurungan ayam, jadah (ketan berwarna), tampah berisi jajanan pasar, hasil bumi, bunga, serta air kembang untuk prosesi siraman atau pembasuhan kaki.

5. Mengapa dekorasi tedak siten identik dengan bunga dan nuansa lembut?

Bunga melambangkan kesucian, doa, dan harapan baik bagi kehidupan anak. Nuansa warna lembut seperti krem, putih, dan cokelat keemasan dipilih untuk menciptakan suasana sakral, hangat, dan tetap mencerminkan nilai tradisi Jawa yang anggun.  

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ricka Milla Suatin, Alieza NurulitaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan