Grand Final Dangdut Academy 7 Indosiar: Doa Orang Tua Iringi Langkah Tasya dan Valen

Doa orang tua mengiringi langkah Tasya dan Valen menuju Grand Final Dangdut Academy 7 Indosiar.

Diterbitkan 24 Desember 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Grand Final Dangdut Academy 7 Indosiar membawa suasana haru yang menyelimuti keluarga Tasya dan Valen. Setelah melewati perjalanan yang panjang dan penuh tantangan, kedua finalis itu kini berdiri di panggung penentuan dengan penuh harapan dan doa dari orang tua mereka sejak awal kompetisi.

Ibunda Tasya, Mudrika, mengatakan bahwa perasaannya dipenuhi dengan rasa haru dan gugup menjelang pengumuman hasil akhir. Meski merasa gugup, ia memilih untuk menyerahkan semuanya kepada Tuhan dan berterima kasih atas pencapaian semua peserta.

“Alhamdulillah ya, deg-degan. Tapi selebihnya kita serahkan semuanya ama Allah. Mau peringkat berapa pun pokoknya anak-anak itu luar biasa,” ujarnya di acara Kiss Pagi yang diunggah ulang di kanal YouTube Indosiar, Senin, (22/12/2025).

Ayah Tasya, Bambang, juga mengungkapkan rasa bangga kepada putrinya. Ia tidak menyangka Tasya bisa sampai sejauh ini hingga mencapai Grand Final D'Academy 7. “Kami tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Terima kasih untuk seluruh pendukung Tasya di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Perasaan yang sama juga dirasakan oleh ayah Valen, Mohammad Aliwafa. Ia mengatakan perjalanan panjang sang putra sudah dilakukan sejak kecil. Valen mulai belajar bernyanyi sejak usia empat tahun dan pernah mengikuti Dangdut Academy 5 meski terhenti di tengah jalan. “Dulu sempat tersisih di DA5 dan sekarang bisa sampai titik ini, Alhamdulillah nggak nyangka,” ujarnya.

Tasya, Usia Muda dengan Mental Dewasa

Tasya, gadis kelahiran 10 Februari 2010 menjadi salah satu peserta termuda yang berhasil masuk ke grand final Dangdut Academy 7. Di usia 15 tahun, ia menunjukkan sikap dewasa dan konsistensi dalam penampilannya. Sejak kecil, Tasya sudah mengenal dunia musik dan dangdut, aktif mengikuti lomba seni, membuat cover lagu, serta membantu orang tuanya berjualan di lingkungan rumahnya di Tangerang Selatan.

Dengan bimbingan Coach Melly Lee, kemampuan Tasya terus meningkat menjelang grand final. Ia tidak hanya mengandalkan kekuatan vokal, tetapi juga caranya ketika menyampaikan sebuah lagu. Tasya menganggap Dangdut Academy 7 sebagai program yang memberikan banyak kesempatan serta rezeki untuknya dan para academia lain.

“DA 7 ini salah satu program yang membukakan pintu rezeki kita. Karier kita bisa semakin legit karena ada program ini,” ungkap Tasya.

Valen, Bangkit dari Kegagalan

Valen menjalani perjalanan panjang sebelum akhirnya berhasil mendapatkan tempat di grand final Dangdut Academy 7. Sebelumnya, ia pernah mengikuti Dangdut Academy 5 pada 2022 dan harus berhenti di babak 18 besar. Pengalaman tersebut menjadi momen penting bagi Valen untuk terus memperbaiki diri. Dengan karakter vokal yang khas, ia terus terus mengembangkan keterampilan bernyanyi dan musikalitasnya hingga akhirnya tampil kembali di panggung Dangdut Academy 7.

Kerja kerasnya diakui oleh Coach Fildan yang menilai bahwa perkembangan Valen semakin terlihat jelas selama kompetisi berlangsung. “Setiap PR yang saya kasih ke Valen selalu diselesaikan dengan baik, bahkan ada ide-ide yang datang dari dia sendiri,” ujar Fildan.

Optimistis dan Menunggu Penentuan

Perjalanan panjang Tasya dan Valen dari audisi hingga grand final penuh dengan cerita perjuangan yang emosional. Keduanya harus menghadapi banyak rintangan dan tekanan sebelum akhirnya tampil di tiga malam grand final.

Menjelang penentuan juara, Tasya dan Valen sepakat untuk fokus memberikan penampilan terbaik mereka dan menyerahkan hasil akhir kepada penonton dan Tuhan. “Yang penting kita tampilin yang terbaik,” ujar Tasya.

Grand Final D'Academy 7 sendiri digelar dalam tiga gelombang. Yang pertama telah dihelat pada 19 Desember lalu, dan dua lainnya adalah pada 24 dan 26 Desember 2025. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aisyah Ichsani Maulida, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan