Catatan Rio Dewanto di Lokasi Syuting Film Keadilan, Akui Reza Rahadian Tak Hanya Aktor Tapi Budayawan

Beradu akting lagi dengan Reza Rahadian setelah 15 tahun pisah menyisakan kesan tersendiri di hati Rio Dewanto. Baginya, Reza Rahadian adalah budayawan.

Diterbitkan 13 November 2025, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Rio Dewanto dan Reza Rahadian beradu akting di film "Keadilan: The Verdict".
  • Rio Dewanto anggap Reza Rahadian budayawan, sahabat, dan mentor inspiratif.
  • Rio Dewanto belajar disiplin kerja dari sutradara Korea Lee Chang Hee.

Liputan6.com, Jakarta Aktor Rio Dewanto dan Reza Rahadian beradu akting dalam film Keadilan: The Verdict. Dalam film ini, Rio Dewanto memerankan Raka, petugas keamanan pengadilan yang jujur juga gelisah menyaksikan hukum dimanipulasi oleh uang, koneksi, dan kebohongan.

Istrinya, Nina (Niken Anjani), pengacara muda yang sedang hamil jadi korban kejahatan brutal dari anak orang kaya. Ironisnya, pelaku malah dilindungi pengacara licik, Timo (Reza Rahadian). Raka pun terpaksa mencari keadilan dengan caranya sendiri.

Beradu akting lagi dengan Reza Rahadian setelah 15 tahun pisah menyisakan kesan tersendiri di hati Rio Dewanto. Kali terakhir mereka satu proyek dalam film Tanda Tanya (2010) karya sineas peraih 2 Piala Citra, Hanung Bramantyo.

Bagi Rio Dewanto, Reza Rahadian tak hanya aktor. “Reza Rahadian buat gue levelnya sudah budayawan, bukan aktor lagi. Selalu kalau mengobrol dengan dia pasti ada satu hal baru,” kata Rio Dewanto kepada Showbiz Liputan6.com.

 

Sahabat Sekaligus Mentor

Dalam wawancara eksklusif di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (12/11/2025), suami Atiqah Hasiholan menyatakan Reza Rahadian adalah sahabat sekaligus mentor. Rio Dewanto belajar banyak dari bintang film Habibie & Ainun.

“Selain gue sudah mengganggap dia seperti sahabat, gue anggap dia mentor dengan segala pencapaiannya selama ini. Gue bangga menjadi temannya, untuk melihat bagaimana Reza Rahadian sampai di posisi yang sekarang ini,” ucap Rio Dewanto.

 

Interaksi dan Komunikasi

Keadilan: The Verdict merupakan produksi bersama MD Pictures, JNC Media Grup, dan Innikor Pictures. Film ini digarap sineas dari dua negara yakni Lee Chang Hee (Korea Selatan) dan Yusron Fuadi (Indonesia).

Mulanya, Rio Dewanto waswas soal komunikasi dengan Lee Chang Hee. “Pertama, penyesuaian terhadap interaksi dan komunikasi karena ke mana-mana beliau dengan translator. Tiap gue kasih input atau sebaliknya selalu lewat translator. Kayak delayed,” ujarnya.

Perihal Jam Kerja di Lokasi Syuting

“Tapi lama-lama kami bisa menyesuaikan diri. Kalau masalah jam kerja, saya belajar banyak sama mereka (Lee Chang Hee dan tim). Mereka punya standar regulasi (jam kerja) yang saklek dan itu diterapkan di negara kita,” Rio Dewanto mengakhiri.

Disiplin kerja dan ketepatan waktu membuat syuting Keadilan: The Verdict berjalan efektif sekaligus efisien. Rio Dewanto bersyukur terlibat di film ini. Keadilan: The Verdict dijadwalkan menyapa bioskop Indonesia mula 27 November 2025.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Saksikan Sinetron Kisah Nyata Sore, Senin 13 Juli Pukul 15.00 WIB di Indosiar

Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan