Desain Masjid yang Dibangun Zaskia Adya Mecca di Jagakarsa, Nyaman dan Estetik

Zaskia Adya Mecca menginisiasi pembangunan masjid di Jagakarsa yang didanai melalui kitabisa. Intip desain masjid yang nyaman dan juga estetik ini.

Diterbitkan 13 November 2025, 11:06 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Potret Masjid yang Dibangun Zaskia Adya Mecca di Jagakarsa

Niat baik itu kemudian disambut dengan begitu banyak kemudahan. Di bulan Ramadan, Zaskia mulai melangkah dengan membeli sebidang tanah yang akan dijadikan lokasi pembangunan.

Tak lama setelah itu, ia dipertemukan dengan arsitek Julian Palapa dan tim @hello.design yang berkomitmen membantu secara sukarela dengan memberikan desain masjid secara gratis. Bahkan, sejumlah warga datang ke kantor Zaskia dengan membawa amplop berisi tabungan mereka sebagai sumbangan tulus untuk ikut membantu pembangunan. 

Terinspirasi oleh semangat gotong royong itu, Zaskia pun mengajak masyarakat luas untuk ikut serta dalam pembangunan masjid ini. Ia membuka pintu seluas-luasnya bagi siapa pun yang ingin berkontribusi, baik dalam bentuk dana maupun doa.

Melalui langkah ini, Zaskia Adya Mecca berharap masjid yang ia bangun dapat menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial yang hidup di tengah warga Jagakarsa.

Tampilan Depan Masjid, Usung Desain Bentuk Silinder dan Material Ekspos

Fasad masjid ini langsung menarik perhatian karena bentuk utamanya yang menyerupai silinder atau menara melingkar dengan ketinggian yang dominan. Fasad yang dipilih memperlihatkan sebuah visi arsitektur yang sangat modern, minimalis, dan unik.

Meskipun belum rampung seratus persen, esensi desainnya sudah terasa kuat, berani, dan berbeda dari bangunan masjid konvensional pada umumnya. Material yang digunakan pun mendukung kesan ini, yaitu beton ekspos berwarna abu-abu monokromatik. Tekstur beton yang kasar dan belum sepenuhnya halus memberikan tampilan industrial yang tengah populer saat ini.

Penampakan Pohon Besar di Masjid

Di tengah bangunan, baik di lantai dasar maupun lantai atas, terdapat pohon besar yang sengaja dipertahankan dan dibingkai oleh struktur bangunan. Pohon ini mencerminkan konsep arsitektur biophilic yang mengedepankan kedekatan manusia dengan alam. Atmosfer tenang yang diharapkan tercipta melalui kehadiran pohon ini akan mendukung kekhusyukan beribadah.

Struktur Interior

Struktur interior diperkuat oleh dominasi garis-garis melengkung (kurva) yang lembut, menciptakan kontras yang menarik dengan tekstur beton yang kasar di luarnya.

Kurva ini terlihat pada pinggiran lantai atas, pada tangga, dan yang paling dramatis adalah pada atrium melingkar yang memotong bagian tengah bangunan. Atrium ini menciptakan void vertikal yang menghubungkan semua lantai, berfungsi sebagai saluran sirkulasi udara alami yang optimal.

Skylight Masjid

Di atas void ini, atap masjid dirancang menggunakan struktur skylight berupa kisi-kisi logam yang akan ditutup kaca, memastikan bahwa cahaya matahari alami melimpah ruah ke dalam seluruh ruang ibadah. Cahaya yang masuk, pilar-pilar silinder yang ramping, dan arched doorways (pintu lengkung) yang elegan semakin memperkuat kesan ruang yang lapang, terang, dan kontemplatif.

Singkatnya, masjid ini adalah perwujudan dari arsitektur modern minimalis yang sangat sukses dalam menyandingkan material mentah (beton ekspos) dengan bentuk-bentuk kurva yang luwes, menjadikannya sebuah oase ibadah yang berfokus pada cahaya alami dan integrasi alam.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Siapa yang membangun masjid di Jagakarsa ini?

Masjid ini dibangun atas inisiatif Zaskia Adya Mecca.

2. Di mana lokasi masjid yang dibangun Zaskia Adya Mecca?

Masjid ini berlokasi di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

3. Apa nama masjid yang dibangun oleh Zaskia Adya Mecca?

Masjid yang dibangun Zaskia Adya Mecca diberi nama Masjid Al Lail.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Edelweis Lararenjana, Tyas Titi KinaptiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan