Aruma Gandeng Petra Sihombing di Single Terbaru, Ungkap Kisah Cinta yang Rumit

Aruma menyapa penikmat musik dengan lagu "Cendana." Ini lembaran baru perjalanan musik Aruma yang lebih jujur dan sarat emosi bareng Petra Sihombing.

Diterbitkan 25 September 2025, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Aruma rilis lagu baru "Cendana", karya personal dari pengalaman cinta asing.
  • Lagu ini lahir dari pergulatan batin, terinspirasi hubungan menantang.
  • Dikembangkan bersama Petra Sihombing, "Cendana" punya makna simbolis.

Liputan6.com, Jakarta Penyanyi Aruma kembali menyapa penikmat musik Tanah Air lewat karya terbarunya yang lebih personal dan mendalam. Pendatang Baru Terbaik Anugerah Musik Indonesia 2023 ini merilis lagu "Cendana." Ini menjadi lembaran baru dalam perjalanan musiknya yang jujur dan penuh emosi.

Lagu ini bukan sekadar melodi, melainkan kanvas cerita yang lahir dari pergulatan batin sang musisi. "Cendana" representasi fase hidup yang menantang. Aruma mencoba menerjemahkan rasa yang asing ke dalam untaian nada dan lirik menyentuh.

“Lagu ini aku tulis tepat saat aku mengenali bentuk cinta yang asing bagiku. Setelah punya hubungan sehat sebelumnya meski ujungnya berakhir, tiba-tiba pada awal 2024 aku ditemukan dengan sosok yang mungkin banyak orang sudah tahu dia bukan seseorang yang baik dalam menjalani hubungan," ujar Aruma kepada wartawan.

"Tapi lucunya saat itu aku tak peduli dan tutup telinga peringatan orang lain, karena aku butuh sosok seperti dia saat itu," akunya seraya menyinggung peran Petra Sihombing di lagu baru ini.

 

Manis Suaramu

Narasi yang dibangun dalam single ini terasa begitu intim, bahkan hingga ke pemilihan judulnya yang unik dan simbolis. "Cendana" bukanlah pilihan kata tanpa makna; ia menyimpan memori dan detail personal yang jadi kunci dari keseluruhan cerita lagu.

“Lagunya ada lirik bagian manis suaramu karena dia suara sosoknya bagus ditambah kata-katanya manis sekali. Istilah cendana karena sosoknya beraroma sandalwood. Akan cerita lebih banyak nantinya, tapi itu poinku melihat lagu ini," jelas Aruma.

 

Kembangkan Bareng Petra Sihombing

Kolaborasi dengan musisi Petra Sihombing menjadi nilai tambah lagu ini. Keterlibatan Petra Sihombing membantu Aruma menerjemahkan kompleksitas emosi yang ingin ia sampaikan ke dalam aransemen musik matang tanpa kehilangan esensi ceritanya.

"Di lagu ini juga aku kembangkan bareng Kak Petra Sihombing," imbuh Aruma. Dalam penggarapannya, banyak tantangan yang harus dihadapi. Terutama untuk menyelaraskan perasaan dan teknis musikalitas.

Proses Paling Sulit

“Proses paling sulit saat rekaman mungkin permainan emosi di lagu ini. Aku enggak mau lagunya terkesan groovy meski ngeband. Aku pengin emosi marahnya dapat tapi tetap bikin orang bengong,” ungkapnya.

Akhirnya, "Cendana" tak hanya menjadi penanda produktivitas Aruma sebagai musisi, tapi juga bukti kemampuannya mengolah pengalaman hidup menjadi seni yang dapat dinikmati dan direnungkan banyak orang.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Perayaan Global Beatles Day 2026 di Indonesia, Hadirkan The Beatfour dan Gangga Mascoditos

M Altaf Jauhar, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan