Pentas Teater Bunga Penutup Abad Datang Lagi, Rayakan 1 Abad Sastrawan Pramoedya Ananta Toer

Bunga Penutup Abad kembali menyapa pencinta seni dari 29 hingga 31 Agustus 2025. Pertunjukan ini membawakan kembali karya-karya Pramoedya Ananta Toer.

Diterbitkan 17 Agustus 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Wawan Sofwan mengungkapkan bahwa ceritanya akan terus relevan dengan zaman sekarang, terutama bagi generasi muda. “Alih wahana ini akan menjadi pemantik bagi generasi muda untuk mengetahui apa itu Bunga Penutup Abad, diangkat dari novel apa, dan siapa pengarangnya. Dengan demikian generasi muda akan semakin mengenal karya-karya sastra Indonesia lebih jauh lagi,” tuturnya.

Tentang Bunga Penutup Abad

Pementasan teater Bunga Penutup Abad merupakan produksi ke-88 Titimangsa, berkisah mengenai kehidupan Nyai Ontosoroh dan Minke setelah kepergian Annelies ke Belanda. 

Nyai Ontosoroh khawatir mengenai keberadaan Annelies sehingga mengutus pegawainya, yaitu Robert Jan Dapperste atau Panji Darman, untuk menemani ke mana pun Annelies pergi. Kehidupan Annelies sejak berangkat dari Pelabuhan Surabaya terus dikabarkan melalui surat-surat oleh Panji Darman.

Minke selalu membacakan surat-surat itu kepada Nyai Ontosoroh. Surat demi surat membuka pintu-pintu nostalgia antara mereka bertiga, seperti ketika pertama kali Minke berkenalan dengan Annelies dan Nyai Ontosoroh, bagaimana Nyai Ontosoroh digugat anak tirinya, sampai Annelies terpaksa dibawa pergi ke Belanda berdasarkan keputusan pengadilan putih Hindia Belanda.

Di pengujung cerita, Minke mendapat kabar bahwa Annelies meninggal di Belanda. Meski sedih, Minke tetap pergi ke Batavia untuk melanjutkan sekolah menjadi dokter. Dalam perjalanan, ia membawa serta lukisan karya sahabatnya, Jean Marais. Lukisan potret Annelies itu diberi nama oleh Minke sebagai Bunga Penutup Abad.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Vindy Therecia, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan