10 Potret Rumah Kuno Diah Permatasari di Bali, Hadiah Manis untuk Masa Tua dari Suami

Potret rumah kuno Diah Permatasari di Jimbaran ini memadukan nuansa Bali dan kemewahan tropis.

Diperbarui 08 Agustus 2025, 09:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Rumah kuno milik Diah Permatasari di Jimbaran, Bali, bukan sekadar hunian, melainkan karya arsitektur yang memadukan tradisi khas Bali dengan kemewahan villa tropis. Dari gerbang batu kokoh hingga infinity pool menawan, setiap detail rumah Diah Permatasari di Bali ini memancarkan estetika dan rasa nyaman. Keindahan rumah ini kerap dibagikan sang aktris di media sosial melalui foto-foto yang memikat. Setiap potret menampilkan sudut berbeda yang memperlihatkan kehangatan, estetika, dan kenyamanan yang ia rasakan di rumah tersebut.

Mengutip Merdeka.com, rumah ini adalah hadiah dari suami Diah untuk masa tua mereka. Rumah kuno Diah Permatasari pun bakal menjadi ruang penuh kenangan sekaligus simbol cinta. Paduan arsitektur tropis dan unsur tradisional membuatnya terasa unik sekaligus mewah.

1. Teras Kayu Hangat di Rumah Kuno Diah Permatasari

Teras kayu di rumah Diah Permatasari menjadi wajah hangat yang menyambut setiap tamu. Dengan kursi rotan dan pencahayaan sore, suasana terasa elegan namun santai. Posisi teras yang menghadap taman membuatnya menjadi tempat ideal untuk menikmati udara segar. Tekstur kayu alami menambah nuansa tropis yang hangat dan timeless.

Selain sebagai area bersantai, teras ini juga menjadi pusat interaksi keluarga. Diah kerap duduk di sini untuk menikmati secangkir teh sore sambil berbincang. Pantulan cahaya matahari di permukaan kayu menciptakan efek visual yang menenangkan. Tak heran, spot ini menjadi salah satu favoritnya di rumah kuno tersebut.

2. Gerbang Batu Tradisional Bali yang Ikonik

Gerbang batu di rumah Diah Permatasari menampilkan karakter arsitektur khas Bali. Dinding batu alam yang kokoh berpadu dengan desain pintu modern, menciptakan perpaduan tradisi dan kemewahan. Tekstur alami batu memberikan kesan abadi yang selaras dengan lanskap tropis sekitarnya. Spot ini juga menjadi latar foto yang sering dibagikan Diah di media sosial.

Momen Diah berpose bersama putranya Marco di gerbang ini menambah kesan hangat. Elemen batu yang kuat membuat pintu masuk terasa mengakar pada budaya lokal. Gerbang ini tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memberi rasa aman dan privasi. Bagi tamu, melangkah melewati gerbang ini adalah awal dari pengalaman istimewa di rumah tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Infinity pool ini menjadi salah satu daya tarik utama rumah kuno Diah Permatasari di Bali. Saat matahari terbenam, permukaan air seolah menyatu dengan lautan di kejauhan. Pemandangan ini menciptakan suasana dramatis yang sulit dilupakan. Letak kolam yang strategis menunjukkan perencanaan arsitektur yang matang. Diah menyebut spot ini sebagai bagian paling memukau dari rumahnya. Refleksi cahaya senja di permukaan air memberi sensasi magis yang menenangkan. Setiap sore, ia kerap duduk di tepi kolam untuk menikmati panorama. Infinity pool ini bukan sekadar fasilitas, tetapi bagian dari gaya hidup tropis yang ia jalani.

Halaman
Show All
Rizka Nur Laily Muallifa, Alieza NurulitaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan