6 Fakta Marshanda Rekam Soundtrack Film La Tahzan, Reuni Bareng Andi Rianto Setelah 25 Tahun Pisah

Soundtrack film La Tahzan, “Segalanya” ditulis Andi Rianto dan Ria Leimena. Liriknya mengambil sudut pandang Alina, istri sah yang diperankan Marshanda.

Diterbitkan 21 Juli 2025, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Karena sudah selesai syuting La Tahzan, jadi aku harus merasakan lagi apa yang Alina alami. Malah saat rekaman, aku kritis banget sama diri sendiri. Aku bisa mendeteksi, yang barusan direkam enggak dapat itu (feel-nya),” Marshanda menyambung.

4. Inisiatif Minta Rekam Ulang

Sadar beberapa kali merekam lagu masih belum dapat feel-nya, Marshanda berinisiatif minta rekam ulang kepada vocal director. Ia ogah hanya menyanyi sesuai nada dan pamer teknik. Bagi Marshanda, sangat penting mentransfer perasaan dalam lirik ke telinga dan hati pendengar.

“Aku ngomong sama vocal director, setelah nyanyi, ‘Kita dengarkan yuk.’ Lalu aku minta rekam ulang dan itu berkali-kali di studio. Karena aku berpikir, rasanya enggak kayak begitu. Aku merasa (saat menyanyi tanpa rasa), lo bohong, itu teknis doang,” ia beralasan.

 

 

5. Reuni Setelah 20 Tahun Pisah

Terpisah, Andi Rianto yang dikenal lewat hit “Mengejar Matahari,” “Bahasa Kalbu,” dan “Sang Dewi” menyebut “Segalanya” sebagai salah satu momen berkesan dalam kariernya. Lagu ini menandai reuni dengan Marshanda setelah 25 tahun tak berjumpa.

“Karena (lagu) ini memang karakternya Marshanda dan jujurly, saya puas sekali dengan hasil take vokal-nya. Saya kali terakhir bekerja sama dengannya tahun 2000, atau 25 tahun lalu. Makanya senang banget bertemu dia lagi,” Andi Rianto berbagi kesan.

 

6. Nyanyi Butuh Kejujuran

Ini kali pertama Andi Rianto bikin lagu yang liriknya dari sudut pandang korban perselingkuhan. Bersyukur, Ria Leimena bisa menulis lirik yang menggambarkan hancurnya hati saat pasangan main gila di belakang. Marshanda pun, tak main-main saat rekaman.

Menurutnya, penyanyi adalah story teller. Harus punya empati dan kejujuran. “Aku berusaha mendapatkan emosi dari liriknya itu karena mau kasih yang terbaik. Dari getaran suara yang nyanyi kan kedengaran. Perlu kejujuran. Itu perlu diakses oleh si penyanyi,” pungkas Marshanda.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan