6 Fakta Marshanda Main Film La Tahzan: Bahas Ketulusan Ariel Tatum dan Siapa Salah Dalam Perselingkuhan

Salah satu film Indonesia yang layak diantisipasi tahun ini La Tahzan karya sineas Hanung Bramantyo. Film ini menempatkan Marshanda sebagai Alina.

Diperbarui 14 Juli 2025, 08:07 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

4. Siapa Salah Dalam Perselingkuhan?

Perselingkuhan topik utama La Tahzan. Terkait selingkuh, Marshanda menilai dalam suatu hubungan, dua belah pihak punya andil sama besar dalam kegagalan atau konflik yang sedang berlangsung. Tapi, dalam cerita Alina, tidak seperti itu. Memang dia korban.

“Ada satu hal yang aku enggak bisa share sekarang, tapi ini membuat Alina kayak: Oke, gue diselingkuhi sama suami sendiri. Tapi ada satu hal ini yang membuatnya berpikir ini tidak masuk akal sampai dia denial,” Marshanda mengulas.

Mulanya pelantun “Pasangan Yang Tepat” mempertanyakan. Setelah riset, banyak yang mengalami. “Dan ini kisah nyata, banyak yang mengalami bahkan ada satu orang dekatku yang mengalami persis seperti Alina. Aku banyak tanya ke beliau,” imbuhnya.

 

5. Lebih Susah Marah Atau Menangis

Marshanda menjanjikan, La Tahzan akan menguras beragam emosi penonton. Sebagai aktris, ia pun merasa terkuras dari marah hingga menangis. Ditanya lebih sulit marah atau menangis, Marshanda punya jawaban sendiri. Itu tergantung penyebab marah dan menangisnya.

“Yang lebih rumit, marah sekaligus menangis. At the same time. Ini, emosinya combo. Jadi harus paham gejolak rasanya ketika berdialog. Misalnya dialog ini, marah. Di sini, terluka. Marah sama terluka itu beda. Terluka itu victim, sedangkan marah lebih agresif,” urainya.

 

6. Petik Hikmah Dari Hidup Alina

Setelah syuting, Marshanda memetik himah dari kisah tragis Alina. Dalam hidup, tak ada satu pun yang adalah milik kita. Saat menikah, kita merasa suami adalah milik kita, lalu berpikir bisa mengontrol outcome dari segala situasi, padahal enggak sama sekali.

“Ada yang lebih besar dari rencana, kehebatan dan loyalitas kita, yang mengatur semua takdir di masa depan. Jadi, penting untuk rendah hati karena Tuhan tahu yang terbaik buat kita. Kita pikir kita tahu yang terbaik. Ternyata, Yang Di Atas bilangnya beda,” Marshanda menyimpulkan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan