Justin Bieber Dikabarkan Jual Katalog Musik, Konon karena Nyaris Bangkrut

Justin Bieber sempat disarankan untuk menunda penjualan katalog musiknya. Tapi ia diklaim benar-benar dalam kondisi BU.

Diterbitkan 18 Mei 2025, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pembelinya adalah Hipgnosis Songs Capital, perusahaan pengelola hak cipta musik, yang sebelumnya membeli katalog lagu sejumlah musisi sepertii Kenny Chesney dan Justin Timberlake.

Kala itu, tak diungkap alasan Justin menjual katalog musiknya. Namun pihak Hipgnosis Songs Capital sudah memberikan pernyataan resmi soal hal ini.

100 Persen Keuntungan

"Akuisisi ini termasuk di antara transaksi terbesar yang pernah dilakukan untuk artis di bawah usia 70 tahun," kata Merck Mercuriadis, pendiri Hipgnosis Song Management. 

"Di usianya yang baru 28 tahun, ia adalah salah satu dari segelintir artis berpengaruh dalam era streaming, yang menghidupkan kembali seluruh industri musik."

Dengan pembelian ini, Hipgnosis memiliki 100% bagian dari keuntungan dari kredit penulisan dan rekaman milik Justin Bieber. Termasuk juga "hak terkait," seperti pemutaran lagu untuk umum di toko, restoran, dll.

Namun, master rekamannya akan tetap dimiliki oleh Universal Music Group untuk selamanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ratnaning Asih, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan