6 Fakta Tokoh Adi dalam Sinetron Cinta di Ujung Sajadah Beri Warna Baru, Diperankan Eza Gionino

Ada banyak daya tarik sinetron Cinta Di Ujung Sajadah yang tayang tiap hari di SCTV jam 20.05 WIB. Salah satunya, tokoh Adi yang dimainkan Eza Gionino.

Diterbitkan 15 Mei 2025, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Ada banyak daya tarik sinetron Cinta Di Ujung Sajadah yang tayang tiap hari di SCTV jam 20.05 WIB. Salah satunya, kehadiran karakter anyar ustaz Adi Saputra yang dimainkan dengan apik oleh Eza Gionino.

Adi Saputra hadir setelah tokoh Hafiz yang diperankan Achmad Megantara silam dari cerita sinetron SCTV itu. Muncul di tengah cerita, rupanya bukan perkara mudah. Eza Gionino mengaku butuh observasi.

“Jujur, ini baru pertama kalinya gue masuk ke sebuah sinetron, masuknya di tengah. Biasanya dari awal membangun semuanya dari awal. Tapi, di sini enggak. Jadi otomatis gue harus berusaha untuk observasi,” kata artis kelahiran 10 Mei 1990.

Laporan khas Showbiz Liputan6.com kali ini merangkum 6 fakta tokoh Adi Saputra dalam konflik sinetron Cinta Di Ujung Sajadah, melansir dari interviu program Halo Selebriti dan Hot Shot SCTV.

 

1. Adi dan Cinta yang Belum Terucap

Eza Gionino menyinggung dilema yang dihadapi Adi Saputra. Ia menyimpan cinta untuk Rindu (Cut Syifa) yang telah cerai dari Fauzan (Zikri Daulay). Walhasil Adi terjebak dalam dua kondisi yang sama-sama rumit.

“Jadi, konfliknya di sini yang cinta itu adalah Adi-nya ke Rindu, sedangkan Rindunya belum tahu sama sekali. Jadi yang merasakan si Adi-nya sendiri. Apalagi dia seorang ustaz, jadi dia menjaga perasaannya sendiri tanpa Rindu tahu,” kata Eza Gionino.

 

2. Adi dan Mantan Suami Rindu

Adi belum menyatakan cinta untuk Rindu secara langsung. Namun, ia terang-terangan mengakui rasa cinta itu kepada mantan suami Rindu, yakni Fauzan. Ini bukan tanpa alasan.

“Nah, Fauzan kan laki-laki. (Sebagai) sesama laki-laki ya Adi sudah ngomong kalau dia cinta sama Rindu. Karena secara syariat (Rindu) itu sudah bukan istrinya Fauzan lagi,” ujar Eza Gionino.

 

3. Adi dan Pesantrennya

Saat bergabung dalam Cinta Di Ujung Sajadah, Eza Gionino segera beradaptasi agar bisa menyesuaikan diri dengan ritme kerja plus mendalami tokoh Adi Saputra yang hadir di tengah Rindu dan Fauzan.

“Dengan masuknya karakter Adi ini, di pesantren, bertemu Rindu, terus tahu kami punya masa lalu yang jadi pembelanjaran untuk ke depan. Akhirnya kami merasa punya kesamaan,” ia mengulas.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan