Eno Netral Kolaborasi dengan Sepatu Amerika Serikat untuk Pecinta Musik

Drummer NTRL, Eno Netral, luncurkan koleksi sepatu edisi terbatas bersama Macbeth yang mengusung elemen musik.

Diperbarui 29 April 2025, 16:53 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Eno Netral, drummer dari band rock legendaris Indonesia, NTRL, baru saja meluncurkan sebuah kolaborasi yang menarik dengan merek sepatu asal California, Macbeth. Kolaborasi ini menghasilkan koleksi sepatu edisi terbatas bernama Macbeth x Eno, yang menampilkan desain ikonik Eliot, dipadukan dengan sentuhan personal dari Eno berupa signature charm dan insole khusus. Koleksi ini ditujukan bagi mereka yang menjadikan musik sebagai bagian penting dari identitas mereka.

Macbeth, yang didirikan oleh musisi terkenal Tom DeLonge dari Blink-182 dan Angels & Airwaves, kembali hadir di pasar Indonesia setelah sebelumnya absen. Kembalinya merek ini ditandai dengan acara yang bertajuk Macbeth Studios Project, yang juga menampilkan kolaborasi dengan musisi-musisi muda berbakat dari berbagai genre musik. Hal ini menunjukkan komitmen Macbeth untuk mendukung industri musik lokal dan memberikan platform bagi talenta baru.

Dalam pernyataannya, Eno mengatakan, "Saya sangat senang dapat berkolaborasi dengan Macbeth. Sepatu ini bukan hanya sekadar aksesori, tetapi juga merupakan pernyataan bagi para pecinta musik. Dengan setiap langkah, kita bisa merasakan semangat musik yang mengalir dalam diri kita." Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi penggemar musik untuk mengekspresikan diri mereka melalui fashion.

Macbeth x Eno: Koleksi Sepatu yang Menginspirasi

Koleksi sepatu Macbeth x Eno hadir dengan desain yang tidak hanya stylish tetapi juga fungsional. Sepatu ini mengusung siluet Eliot yang sudah dikenal luas, namun dengan sentuhan unik yang membedakannya dari koleksi lain. Signature charm yang terpasang pada setiap pasang sepatu menjadi simbol dari kolaborasi ini, memberikan nuansa personal dan eksklusif bagi pemiliknya.

Insole khusus yang dirancang oleh Eno juga menjadi daya tarik tersendiri. Dengan desain yang nyaman, insole ini tidak hanya memberikan kenyamanan saat digunakan, tetapi juga menyiratkan bahwa setiap langkah yang diambil adalah bagian dari perjalanan musik yang lebih besar. Hal ini menciptakan koneksi yang lebih dalam antara pemakai sepatu dan musik yang mereka cintai.

Koleksi ini sangat cocok bagi mereka yang menjadikan musik sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Dengan setiap pasang sepatu, pemakai tidak hanya mendapatkan produk berkualitas, tetapi juga sebuah pernyataan tentang identitas mereka sebagai pecinta musik.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Setelah beberapa tahun absen, Macbeth kembali ke pasar Indonesia dengan semangat baru. Acara Macbeth Studios Project menjadi momen penting yang menandai kembalinya merek ini. Dalam acara tersebut, berbagai musisi muda dari berbagai genre diundang untuk berkolaborasi dan menampilkan bakat mereka, menciptakan atmosfer yang penuh kreativitas dan inovasi. Macbeth tidak hanya fokus pada produk sepatu, tetapi juga berkomitmen untuk menghadirkan produk yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Merek ini menawarkan alternatif vegan untuk konsumen yang peduli terhadap keberlanjutan dan dampak lingkungan dari produk yang mereka gunakan. Hal ini menunjukkan bahwa Macbeth tidak hanya peduli pada fashion, tetapi juga pada isu-isu sosial dan lingkungan. Dengan kembalinya Macbeth, diharapkan akan tercipta lebih banyak kolaborasi antara merek internasional dan musisi lokal. Ini dapat memberikan dorongan baru bagi industri musik dan fashion di Indonesia, serta membuka peluang baru bagi para talenta muda untuk bersinar.  

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan