Review Film Norma: Antara Mertua dan Menantu, Drama Perselingkuhan Penguras Emosi Lebaran 2025

Norma: Antara Mertua dan Menantu memenuhi semua kriteria untuk jadi box office dari segi pemain, tema, sumber asli yang viral, hingga kualitas hasil akhir.

Diterbitkan 07 April 2025, 18:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Jujur saja, Norma: Antara Mertua dan Menantu memenuhi semua kriteria untuk menjadi box office dari segi konfigurasi pemain, tema, sumber asli yang sangat viral, hingga kualitas hasil akhirnya bikin emosi penonton jungkir balik.

Ia digadang-gadang menjadi yang terdepan dalam persaingan libur Lebaran. Bahkan, Tissa Biani pemeran Norma Risma berharap film ini bisa tembus 7 juta penonton. Yang terjadi di tangga box office sebaliknya.

Bersaing dengan Pabrik Gula, Qodrat 2, Jumbo, hingga Komang, film Norma: Antara Mertua dan Menantu jadi satu-satunya yang belum menembus 500 ribuan penonton. Setidaknya, itu yang terjadi saat review film ini disusun.

Padahal, masih segar dalam ingatan ketika Norma Risma jadi bintang tamu podcast Curhat Banhg Denny Sumargo, Desember 2022. Podcast sepanjang 1 jam dan 29 menit ini mendulang 28 jutaan views. Rekor di eranya.

 

Norma, Irfan dan Rina

Film Norma: Antara Mertua dan Menantu diusung dari kisah nyata Norma Risma. Dalam film, Norma Risma (Tissa Biani) menikah dengan Irfan (Yusuf Mahardika) yang bekerja di swalayan terkenal di Serang. Mereka tinggal di rumah Norma.

Di rumah itu, ada ibunda Norma, Rina (Wulan Guritno) yang sudah lama pisah ranjang dengan Abdul (Rukman Rosadi). Abdul merantau ke Jakarta. Mulanya, pernikahan ini baik-baik saja. Norma dan Irfan bahkan membuatkan warung mi ayam untuk Rina.

Rina mengelola warung dibantu kakak iparnya, Fitri (Nunung). Suatu hari, Irfan yang lagi ribut dengan Norma tidur di kursi ruang tamu. Di sana, ada Rina yang menolong dengan membalur minyak kayu putih dan memijat punggungnya.

Kontak fisik pertama ini membuat hati keduanya berdesir. Sejak itu, ada pertemuan-pertemuan rahasia di warung mi ayam hingga rumah. Serapi apapun bangkai dibungkus, bau busuknya akan tetap tercium. Fitri yang pertama mengendusnya.

 

Mengingatkan Pada Ipar Adalah Maut

Dramaturgi Norma: Antara Mertua dan Menantu mengingatkan kita pada Ipar Adalah Maut. Bisa jadi karena penulis naskahnya sama, Oka Aurora, yang juga menggarap megadrama Layangan Putus hingga Jangan Salahkan Aku Selingkuh.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Bahkan, editornya pun sama, Wawan I. Wibowo, yang meraih Piala Citra Penyunting Gambar Terbaik FFI 2024 berkat Ipar Adalah Maut. Alurnya terjaga lumayan rapi meski beberapa bagian adegan komedinya terasa komikal. Misalnya di bagian ponsel kecemplung ember berisi air. Nunung dan Erick Ekstrada mengeksekusinya dengan jenaka, efektif memantik tawa penonton meski formulanya superklasik.

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan