Apakah Tokoh William di Luka Cinta SCTV Pengaruhi Psikologis Billy Davidson di Kehidupan Nyata?

Billy Davidson mengatakan bahwa kebiasaannya ini bahkan sempat dilihat oleh lawan mainnya.

Diterbitkan 27 Maret 2025, 12:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Aktor Billy Davidson berbagi pengalaman menarik saat memerankan William dalam sinetron Luka Cinta yang tayang di SCTV. Ia mengungkapkan bahwa peran tersebut membuatnya harus mempersiapkan diri secara fisik sebelum melakukan adegan-adegan tertentu.

“Aku bahkan mainin William ini benar-benar kayak mau menyiapkan badan aku harus ready. Jadi untuk scene-scene yang berat, aku stretching dulu,” ujar Billy Davidson dalam konferensi pers virtual.

Ia menambahkan, kebiasaan ini bahkan sempat dilihat lawan mainnya, Dinda. Meski begitu, Billy Davidson menegaskan bahwa perannya sebagai William tidak sampai terbawa ke kehidupan pribadinya secara psikologis.

Namun, ada satu perubahan yang cukup mengejutkan bagi Billy Davidson, yaitu dalam hal berpakaian. “Cuma yang berpengaruh itu yang bikin aku juga kaget adalah cara berpakaianku,” katanya.

Perubahan dalam Penampilan

Billy Davidson mengaku, sebelum membintangi Luka Cinta, lebih sering mengenakan sneakers, jin, dan polo untuk tampil rapi. Sejak jadi William, gaya berpakaiannya berubah drastis.

“Aku bisa ke mal pakai kemeja, celana chino, dan sepatu kulit gitu,” ujarnya sambil tertawa. Perubahan ini membuat Billy Davidson merasa beda, terutama saat tidak menjalani syuting selama sebulan.

Terheran-heran

Billy Davidson terheran-heran, “Kita kan juga sempat sebulan enggak syuting, pada saat itu ngerasa ‘Kok bisa ya ke mal pakai baju kayak gitu'."

Beruntung, setelah beberapa waktu, ia merasa gaya berpakaiannya mulai kembali seperti semula. Meski karakter William memengaruhi gayanya, Billy Davidson memastikan tetap bisa membedakan antara peran dan kehidupan nyata. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Anak Dodhy Kangen Band Ikuti Jejak Ayah di Musik, Siap Rilis Single 'Baby Don't Go

Zulfa Ayu Sundari, Wayan DianantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan