Segera Rilis Film Pernikahan Arwah, Hadirkan Genre Horor dengan Nuansa Budaya Tionghoa yang Kuat

Mengusung konsep elegant horor, film Pernikahan Arwah ciptakan atmosfer mencekam tanpa mengandalkan jumpscare semata.

Diterbitkan 06 Februari 2025, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Ketegangan dari film ini didukung dengan musik, serta elemen-elemen budaya Tionghoa yang kuat, sehingga memberikan ancaman supranatural yang akan dihadapi oleh para karakter.

Harapan untuk Film Pernikahan Arwah

Pelita Desiani, produser sekaligus founder Relate Films, mengungkapkan bahwa ingin menghadirkan sebuah cerita yang berakar dari budaya dan kepercayaan. Film ini mengeksplorasi bagaimana tradisi Tionghoa bisa menjadi sesuatu yang indah sekaligus menyeramkan.

Film yang mengusung konsep ‘elegant horor’ ini diharapkan, agar penonton menyadari bahwa ketakutan terbesar seringkali bukan berasal dari hal yang tak kasat mata, tetapi dari warisan, kepercayaan, dan konsekuensi dari pilihan yang kita buat.

Sutradara Film Pernikahan Arwah, Paul Agusta mengatakan, bahwa film ini menggali bagaimana masa lalu tetap hidup di sekitar kita, bagaimana seseorang bisa terjebak dalam takdir yang sulit dihindari.

 

Tayang di Negara lain

Film yang diproduksi oleh Entelekey Media Indonesia dan Relate Films, dikabarkan juga berhasil menarik perhatian pasar internasional. Film ini akan ditayangkan di tujuh negara Asia, diantaranya Vietnam, Kamboja, Malaysia, Filipina, Laos, Brunei Darussalam, dan Myanmar.

“Ceritanya yang sangat relatable, film ini has to be out ke publik. Saat ini, horor Tionghoa masih jarang, film ini gak cuma relatable di masyarakat Indonesia, siapa tahu bisa dijual ke luar negeri,” ungkap Patricia Gunadi, Direktur Utama Entelekey Media Indonesia kepada media pada saat Press Conference, Metropole XXI, Rabu (5/2/25).

(Rahmadina Sundari/Liputan6.com)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Rahmadina Sundari, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan