Makna Mencengangkan di Balik Lagu Mama I’m Coming Home yang Dinyanyikan Ozzy Osbourne, Ternyata Bukan tentang Ibunya

Dari sekian banyak lagu Ozzy Osbourne yang telah ditelurkan selama menjadi penyanyi solo, terdapat beberapa yang menjadi fenomena di dunia musik internasional, termasuk lagu "Mama, I'm Coming Home".

Diterbitkan 09 Desember 2024, 19:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Ketika saya mendengarnya di radio, entah itu ‘Mama’ atau ‘No More Tears’ atau ‘Hellraiser’ atau apa pun itu, saya seperti, ‘Wow, mereka melakukan pekerjaan yang sangat menakjubkan, kau tahu? Dari segi kualitas suara di rekaman, dan maksud saya, penampilan semua orang dan semua hal seperti itu. Tetapi yang saya maksud adalah suara keseluruhannya, mereka benar-benar hebat," ungkap Zakk.

Ditujukan untuk Istri Ozzy Osbourne

Menelusuri americansongwriter.com, lagu yang liriknya juga ditulis oleh Lemmy Kilmister ini, terinspirasi oleh kesadaran Ozzy Osbourne bahwa dirinya bisa saja mati jika dia tidak melepaskan diri dari kebiasaan mabuk-mabukkan. Lagu ini ternyata didedikasikan untuk istrinya Sharon Osbourne, yang tetap bersamanya meskipun sang suami ugal-ugalan.

Rupanya, Osbourne menyimpan melodi untuk lagu itu di kepalanya selama bertahun-tahun, dan tidak menyelesaikannya menjadi sebuah lagu. Hingga akhirnya, ia mulai menyempurnakannya bersama Zakk Wylde. Ozzy lalu menggunakan nama panggilan sayangnya, "Mama", sebagai sebutan untuk istrinya, Sharon, dalam judul lagu dan liriknya.

"Saya telah memikirkan melodi itu di kepala saya selama beberapa tahun. Namun tidak pernah mendapat kesempatan untuk menyelesaikannya, hingga saya bekerja dengan Zakk di album No More Tears," ujar Osbourne dalam catatan sampul album kompilasinya tahun 1997, The Ozzman Cometh.

"Saat itu, Zakk dan saya banyak menulis di piano. 'Mama, I'm Coming Home' adalah sesuatu yang selalu saya katakan di telepon kepada istri saya menjelang akhir tur," sambung Ozzy Osbourne dalam pernyataan yang sama.

 

Perjalanan Cinta Ozzy Osbourne dan Sharon

Ozzy Osbourne kembali memanggil Sharon dengan julukan “Mama” dalam lagunya saat ia merilis “Flying High Again” pada 1981 silam serta "Running Out of Time” yang dirilis pada 2001. Romantisme Sharon dan Ozzy dimulai saat pertemuan pertama mereka pada tahun 1970.

Kala itu, ayah Sharon, Don Arden, menjadi manajer Black Sabbath. Pada tahun 1979, ketika Ozzy Osbourne merintis sebagai artis solis, Sharon menjadi manajernya hingga keduanya pun berkencan. Sharon dan Ozzy menikah pada 1982 dan kini telah memiliki tiga orang anak.

Kesetiaan Sharon mendampingi suaminya selama masa-masa suram, membuat rasa cinta mereka berdua makin besar. Meskipun dibuat dengan nada suram, "Mama, I'm Coming Home" menjadi titik balik bagi Ozzy Osbourne untuk lebih tercerahkan dalam berjuang melawan kecanduan.

Pasalnya, sebelum menggarap lagu tersebut dan merampungkan album No More Tears. Ozzy Osbourne terlebih dahulu berhenti mengonsumsi narkoba dan alkohol. "Mama, I'm Coming Home" pun sukses menunjukkan sisi bbaru Osbourne yang lebih lembut dan reflektif lantaran ia sudah mulai berdamai dengan kecanduannya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly Riantrisnanto, Zulfa Ayu SundariTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan