ersikap lebih cuek, sementara Wahyu Subuh Junior sembari mengenyampingkan gengsinya, terus mencoba mengejar Nayla. Sikapnya itu, membuatnya sering berbenturan dengan Ashar yang merupakan anak dari Najib dan Aisyah. Ashar memang sudah sejak lama menyukai Nayla karena dia memang bersekolah disana.
Wahyu yang tidak merasa tersaingi Ashar Magrib, akhirnya harus berhadapan dengan Najib Magrib, ayah Ashar sendiri. Mereka selalu berusaha menjahili Wahyu Subuh Junior karena Najib juga kesal pada Wahyu Subuh Junior. Kejengkelan Najib lebih pada ayah Wahyu Subuh yang membuatnya gagal untuk mendapatkan Nada.
Di tengah-tengah kegengsian yang tengah melanda Wahyu Subuh Junior, ia masih terus mengejar Nayla. Hal ini pun dihambat oleh Laila, sahabat Nayla yang diam-diam menyukai Wahyu. Laila jauh lebih agresif serta egois, karena ia merasa selalu harus mendapat apa yang diinginkannya.
Wahyu yang tidak menyukai Laila, awalnya tidak tahu kalau Laila suka kepadanya. Laila jauh lebih terbuka sehingga membuatnya merasa bisa lebih dekat dengan Nayla. Namun, Nayla menganggapnya lain. Sedangkan, sahabat Nayla lainnya yang bernama Gita jauh lebih adil dibanding Nayla dan Laila. Ia lebih netral karena benar-benar fokus untuk belajar di pondok pesantren. Ia selalu bertingkah manja dan belum memikirkan masalah cinta.
Perjalanan Wahyu Subuh Junior banyak mendapat hambatan, baik dari orang lain (Ashar dan Laila), hingga dari Nayla sendiri dengan sikap tarik ulurnya dalam menerima pendekatan Wahyu Subuh Junior. Ia juga turut mendapat hambatan dari Najib. Sedangkan, ibu dan kakeknya ingin Wahyu subuh Junior fokus ke pendidikannya agar dia bisa mengganti kakeknya sebagai pemilik pondok pesantren.(Rul)
Wahyu yang tidak merasa tersaingi Ashar Magrib, akhirnya harus berhadapan dengan Najib Magrib, ayah Ashar sendiri. Mereka selalu berusaha menjahili Wahyu Subuh Junior karena Najib juga kesal pada Wahyu Subuh Junior. Kejengkelan Najib lebih pada ayah Wahyu Subuh yang membuatnya gagal untuk mendapatkan Nada.
Di tengah-tengah kegengsian yang tengah melanda Wahyu Subuh Junior, ia masih terus mengejar Nayla. Hal ini pun dihambat oleh Laila, sahabat Nayla yang diam-diam menyukai Wahyu. Laila jauh lebih agresif serta egois, karena ia merasa selalu harus mendapat apa yang diinginkannya.
Wahyu yang tidak menyukai Laila, awalnya tidak tahu kalau Laila suka kepadanya. Laila jauh lebih terbuka sehingga membuatnya merasa bisa lebih dekat dengan Nayla. Namun, Nayla menganggapnya lain. Sedangkan, sahabat Nayla lainnya yang bernama Gita jauh lebih adil dibanding Nayla dan Laila. Ia lebih netral karena benar-benar fokus untuk belajar di pondok pesantren. Ia selalu bertingkah manja dan belum memikirkan masalah cinta.
Perjalanan Wahyu Subuh Junior banyak mendapat hambatan, baik dari orang lain (Ashar dan Laila), hingga dari Nayla sendiri dengan sikap tarik ulurnya dalam menerima pendekatan Wahyu Subuh Junior. Ia juga turut mendapat hambatan dari Najib. Sedangkan, ibu dan kakeknya ingin Wahyu subuh Junior fokus ke pendidikannya agar dia bisa mengganti kakeknya sebagai pemilik pondok pesantren.(Rul)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256352/original/040260500_1781154176-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-11T120248.984.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5178089/original/060696700_1743292394-mudik_gratis_kemenhub.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478866/original/025973300_1768955677-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-21T071644.645.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/64716/original/pesantren-130422c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301812/original/034405000_1784520388-000_C2LJ6NA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302243/original/013845100_1784537891-063_2286809086.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303196/original/048589700_1784621624-spain_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302438/original/014858100_1784549563-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302386/original/025200300_1784544811-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301730/original/072758800_1784514690-scaloni.jpg)