Jika Menang The Voice Indonesia, Arro Ingin Obati Ibunya

Demi mengejar cita-citanya berkarier di dunia musik, Arro musti rela meninggalkan sang bunda di kampung halaman dan pindah ke Jakarta pada 2010.

Diterbitkan 19 April 2013, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Demi mengejar cita-citanya berkarier di dunia musik, Arro musti rela meninggalkan sang bunda di kampung halaman dan pindah ke Jakarta pada 2010. Lahir di Jember 4 November 1989, Arro menggangap ibu adalah sosok wanita yang sangat luar biasa.

Arro bahkan tak dapat menjabarkan sang bunda ke dalam kata-kata. "Aduh kalau bicara tentang ibu, saya susah menggambarkannya," ungkap Arro kepada Liputan6.com di Jakarta, Jumat (19/4/2013).

Walaupun kini sang ibu terserang penyakit stroke, namun ibu Arro selalu berusaha berkomunikasi dengan putranya sekadar untuk menasihati. Arro tak pernah jumpa dengan ibunya semenjak ia merantau. "Kalo bicara kangen, rasanya sudah sangat tidak tahan," tutur peserta asal Jakarta ini.

Kini Arro tengah menanti aksinya di Battle Round, Ahad (21/4/13) mendatang. Arro sangat menginginkan sang ibu untuk dapat menyaksikan penampilannya secara langsung di Jakarta. Bagi peserta 23 tahun ini, kehadiran sang ibu merupakan suntikan baginya untuk menang dalam kompetisi ini.

Perjuangan kuat sang ibu dalam mengesuhnya membuat Arro bingung untuk membuat ibu bahagia. Memang masih terlalu dini untuk bicara kemenangan. Namun Arro berharap melalui kemenangannya di The Voice Indonesia, ia dapat menyembuhkan penyakit sang ibu dan memberangkatkannya umrah ke Tanah Suci.(Yud/Asw)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Saksikan Sinetron Kisah Nyata Pagi Episode Senin 29 Juni Pukul 08.00 WIB di Indosiar

Rizkyan Adiyudha, aswTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan