Anggy Umbara Buka Suara terkait Film Vina: Sebelum 7 Hari yang Diangkat dari Kisah Nyata Kontroversial

Sutradara Anggy Umbara pun buka suara. Dia menyadari peristiwa yang dialami Vina begitu pilu. Tapi bukan itu alasan ia menggarap film ini. Melainkan kasus tersebut hingga kini masih belum terselesaikan.

Diperbarui 22 April 2024, 18:37 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Banyak netizen yang ikut resah dengan kabar kisah tragis Vina, korban geng motor di Cirebon, diangkat ke layar lebar. Pasalnya, film Vina: Sebelum 7 Hari itu dikhawatirkan membuka luka lama keluarganya.

Terkait hal itu, sutradara Anggy Umbara pun buka suara. Dia menyadari peristiwa yang dialami Vina begitu pilu. Tapi bukan itu alasan ia menggarap film ini. Melainkan kasus tersebut hingga kini masih belum terselesaikan. 

“Kita aware ada kejadian ini. Itu kejadian sangat mengenaskan. Dan sampai sekarang tersangkanya masih ada yang belum tertangkap. Ini membuat saya kecewa dengan hukum negara ini, " kata Anggy Umbara dalam Press Conference Trailer di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2024).

Seperti yang diketahui, Vina meninggal setelah diserang oleh 11 anggota geng motor dari Cirebon, Jawa Barat. Meskipun polisi telah menangkap delapan di antara mereka, namun tiga pelaku lainnya masih buron.

"Saya merasa harusnya bisa tertangkap. Harusnya keadilan dan hukum diterapkan lebih baik," imbuhnya.

 

 

 

Berangkat dari Tujuan Baik

Sebelum tayang, film Vina: Sebelum 7 Hari sudah viral dimedsos. Sebagian setuju dengan ide mengangkat kisah nyata itu ke dalam film, tetapi ada pula yang menentangnya.

Sutradara Anggy Umbara mengaku tak keberatan dengan berbagai reaksi yang muncul. Baginya, kritik sudah biasa di industri film. "Kita hidup di negara Bhineka Tunggal Ika. Nggak cuma film ini, ada juga yang lain pro kontra. Kita hargai itu, " ia menerangkan.

Ia pun berharap semuanya bisa saling menghargai. "Kita berangkat dari tujuan baik. Harapannya ke depannya dapat berkah. Semoga yang kontra bisa hargai kita juga," lanjutnya.

 

Dukungan dari Keluarga Vina

Ternyata pihak keluarga Vina sudah kasih izin penanyangan film Vina: Sebelum 7 Hari. Sebelumnya, tim produksi, Dee Company, beberapa kali mengunjungi rumahnya untuk riset.

"Saya setuju untuk dijadikan film, lebih banyak doa untuk adik saya sendiri. Jangan ada Vina-Vina yang lain. Cukup adik saya saja, " ujar Marliana yang juga turut hadir dalam peluncuran trailer.

Menurutnya, keluarga ingin kisah Vina menjadi pembelajaran dan menyuarakan keadilan. Dengan suara terisak, ia mengingatkan kembali tersangka pembunuh adiknya yang masih berkeliaran diluar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Kalau Vina dilupakan, siapa yang akan memberikan keadilan? Sedih. Tapi setidaknya dengan difilmkan akan makin banyak orang yang ingat dan mendoakan, " tambahnya.

Halaman
Show All
Jihan Rafifah Mahdiyyah, Aditia SaputraTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan