2. Soal Bukti di Pengadilan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592657/original/082263200_1695978686-Ice_Cold_Coffee_Murder_and_Jessica_Wongso__3_.jpg)
Salah satu hal yang membuat kasus ini njelimet, adalah ketiadaan bukti yang secara langsung menegakkan dakwaan bahwa Jessica adalah pembunuh Mirna. "Enggak ada alasan sekecil pun yang menyatakan dia bersalah," kata pengacara Jessica, Otto Hasibuan.
Sementara tim JPU berkeras bahwa bukti langsung tak dibutuhkan dalam kasus ini. "Pandangan kami, tidak harus ada bukti langsung. Kami berpedoman bukti circumstantial. Rangkaian alat bukti yang ada itu bisa menunjukkan tidak lain dan tidak bukan, hanya Jessica yang bisa melakukan pembunuhan ini," kata salah satu anggota tim JPU.
Belakangan, gelas asli yang mewadahi kopi Mirna pun diketahui tidak ada dalam jajaran barang bukti. Gelasnya sudah berganti hingga akhirnya kopi tersebut muncul dalam wadah botol di persidangan.
3. Soal Autopsi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592665/original/065847000_1695979341-Ice_Cold_Coffee_Murder_and_Jessica_Wongso__8_.jpg)
Hal lain yang menarik perhatian publik adalah soal autopsi jenazah Wayan Mirna. Di bagian awal, Edi ayah Mirna menyebut pihak keluarga pasrah memberi izin agar jenazah anaknya diautopsi agar polisi bisa menginvestigasi.
Namun dalam petikan video persidangan, dalam kesaksian saksi ahli Dokter Slamet diketahui bahwa rumah sakit tidak melakukan autopsi atas permintaan dari kepolisian. Padahal, kata Otto Hasibuan, di berkas perkara ada surat dari kepolisian yang meminta pihak RS untuk melakukan autopsi.
"Ini sangat aneh," kata dia.
4. Penilaian Pakar, Benarkah Meninggal karena Sianida?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592684/original/026383200_1695980570-Ice_Cold_Coffee_Murder_and_Jessica_Wongso__2_.jpg)
Beragam pakar dihadirkan sebagai saksi ahli kasus ini. Salah satu yang menarik adalah kesaksian yang diberikan oleh ahli pathologi forensik RSCM, Djadja Surya Atmaja. Ia sebenarnya merupakan saksi yang dihadirkan pihak JPU, tapi kesaksiannya justru menjadi "plot twist."
"Dalam perjalanan kasusnya semuanya digiring supaya membenci Jessica agar ia salah," kata dia. Dalam kesaksian, ia menjelaskan dogma forensik, bahwa kematian seseorang hanya bisa dipastikan lewat autopsi menyeluruh. Ia juga mempertanyakan apakah Mirna benar meninggal karena sianida.
Kadar sianida 0,2 miligram per liter di lambung Mirna, tiga hari setelah meninggal juga dipertanyakan dalam dokumenter ini. Juga kondisi wajah Mirna yang disebut-sebut tak sesuai dengan ciri orang yang meninggal karena zat berbahaya ini.
Â
Â
5. Kritik atas Sistem Peradilan
Dalam dokumenter ini, diselipkan sejumlah kritik atas sistem peradilan di Indonesia. Direktur Eksekutif Institute for Criminal Justice Reform (ICJR), Erasmus Napitupulu menyebutkan polisi dan jaksa memiliki kekuatan yang begitu besar dalam peradilan di Indonesia.
"Ini tidak imbang dengan kewenangan dari advokat. Power jaksa dan polisi yang begitu besar ini memposisikan hakim tidak lagi menjadi wasit. Jadi hakim tidak lagi di tengah," kata dia.
Psikolog Forensik Reza Indragiri juga mengkritik adanya saksi ahli yang dihadirkan untuk memberikan penilaian karakter Jessica dari bentuk fisik. "Menurut saya ini teori usang," kata dia.
6. Interviu Jessica Wongso yang Diblok
Salah satu hal yang paling banyak diperbincangkan warganet di media sosial, adalah pertemuan awal Jessica Wongso dengan sineas film ini di penjara yang direkam. Tak lama, saat Jessica mengeluhkan situasi pengadilan dan media kala itu, sebuah suara menyetop perbincangan mereka.
"Sorry, Jessica. Saya minta maaf. Mungkin ini sudah lebih dalam nih," kata seorang penjaga lapas yang tidak diperlihatkan wajahnya.
Di pengujung film, produser film ini juga menyertakan kegeramannya atas hal ini. "Sejujurnya kami juga geram. Mereka memperbolehkan orang untuk mewawancara teroris, perampok bank, pembunuh," kata sang produser saat berbicara dengan Jessica via telepon.
Hal ini dijawab Jessica dengan penuh keheranan. "Ini benar-benar membingungkan. Memangnya aku siapa? Aku bahkan bukan figur publik atau semacamnya."
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8968722/original/090452400_1782980277-cek_fakta_-_tenaga_pendamping_masyarakat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562012/original/067915900_1776772441-Cek_fakta_Anies_baswedan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592526/original/067276300_1695974941-ENGB_ICMC_JW_Main_Horizontal_16x9_RGB_POST.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1265083/original/043141300_1465981877-jessica.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260345/original/097053600_1781587471-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257805/original/092292600_1781257252-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8929510/original/065051700_1782959692-bos7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776148/original/089087200_1782856721-France_s_Kylian_Mbappe__left__celebrates_with_his_teammate_ousmane_dembele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8776140/original/038104800_1782846348-063_2284057834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711662/original/096717100_1782792792-korsel_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8864051/original/078185200_1782929110-063_2284211401.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8933715/original/054098500_1782962062-AP26183008148565.jpg)