Tonymidi Artworks Dikenal Lewat Goresan Karya Seni Merchandise Musik dan Film, Seniman Asal Banyuwangi yang Mendunia

Tonymidi Artworks yang mendunia lewat goresan dari Banyuwangi, merupakan contoh sukses seseorang yang menggapai mimpi tanpa harus terbatas tempat di era digital.

Diperbarui 28 September 2023, 23:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Era digital membuka peluang bagi siapa pun untuk menggapai mimpi tanpa terbatas tempat. Walaupun berada jauh dari kota besar, seorang seniman yang dikenal dengan nama Tonymidi Artworks, mampu mendunia melalui karya-karya seni yang bernilai tinggi baik dari segi estetika maupun nilai ekonomi.

Bagaimana perjalanan Tonymidi Artworks hingga mencapai posisinya saat ini? Mengintip akun Instagram @tonymidi_artworks, Tony Midiyanto atau Tonymidi pernah mengisahkan awal mula berkecimpung di industri kreatif.

Hobi membuat karya seni dengan cara menggambar sejak kecil, Tonymidi sempat ingin berkuliah di jurusan Desain Komunikasi Visual. Namun, keterbatasan biaya membuatnya memilih untuk fokus ke jurusan Desain Grafis di Wearnes Malang, Jawa Timur.

Lulus kuliah, Tonymidi berupaya membangun karier sesuai jurusannya. Pekerjaan desain grafis di sebuah perusahaan advertising membuka jalan pertama baginya untuk memasuki dunia industri kreatif pada tahun 2008.

Pesanan Ilustrasi dari Luar Negeri

Selagi menekuni bidang periklanan, ia mendengar adanya informasi tentang pesanan ilustrasi dari luar negeri yang dibayar dengan mata uang dollar.

Langsung belajar dari ahlinya, Tonymidi mencoba peruntungan dengan mengunggah karyanya ke salah satu platform desain.

Ia pun terpaksa menelan pil pahit usai desain pertamanya menuai kritikan pedas dari para user platform tersebut. Padahal, pada era 2010-an, platform desain masih terbatas jumlahnya.

Namun, batu sandungan itu tidak membuatnya menyerah. Ia konsisten mengunggah karya sampai salah satu ilustrasinya laku. Tak lama, Tonymidi memutuskan resign dari perusahaan advertising dan menjadi full time freelance illustrator sejak 2011 hingga sekarang.

 

Ciptakan Karya Seni Berkarakter

Bekerja lepas atau freelance adalah sebuah keputusan berani. “Perjuangan saya tidak mudah. Harus rela berlapar-lapar dulu karena saya nggak bisa bekerja di bidang lain. Waktu itu saya bermimpi jadi ilustrator kelas dunia,” ujar Tonymidi yang kini berdomisili di Banyuwangi.

Setelah beberapa tahun berjuang, karya Tonymidi mulai dilirik klien-klien internasional. Pada 2015, Divisi Merchandise Universal Studio mengontak dirinya untuk project ilustrasi beberapa band di bawah label Universal Music.

Tawaran itu merupakan buah kesabaran Tonymidi yang konsisten menggarap band merchandise artworks selama bertahun-tahun.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Ia mampu menciptakan karya seni berkarakter kuat dengan classic vibe dan gaya Victorian yang khas versi Tonymidi. Mayoritas karyanya mengusung style line art dengan pena dan tinta, dua senjata sederhana ilustrator.

Halaman
Show All
Surya Hadiansyah, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan