Desainer Amanda Hartanto Pamer Koleksi Batik Motif Bunga dan Kupu-kupu, Disanjung Dominique Diyose

Desainer Amanda Hartanto pamer koleksi busana Maharaya yang menampilkan batik motif bunga dan kupu-kupu. Dominique Diyose hadir dan mengapresiasi.

Diperbarui 26 September 2023, 12:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Dalam kesempatan itu, Founder and CEO The Bespoke Fashion (TBF) Consultant, Melinda Babyanna, mengapresiasi upaya Amanda Hartanto menjadikan batik sebagai gaya hidup. Batik tak lagi berjarak dengan gen Z atau generasi muda.

“Makanya kami undang Amanda Hartanto Batik, salah satu yang menggelar show hari ini. Harapan saya, makin banyak platform fashion yang membantu para brand owner atau desainer mengundang lebih banyak pencinta mode atau pelanggan untuk melihat langsung,” cetusnya.

Wadah Baru Desainer Muda

Amanda Hartanto Batik hanya salah satu dari empat lini busana yang menggelar fashion show di TBF CollaborAction, yakni wadah baru para label lokal untuk saling berkolaborasi serta menggerakkan daya beli customer lewat konsep O2O commerce.

TBF CollaborAction hasil kerja sama TBF Consultant dengan Fashion Nation ke-17 Senayan City Jakarta. Selain Amanda Hartanto Batik, lini busana yang memamerkan koleksi baru mereka yakni Isla & Skye, MDLY modest lifestyle, dan Margaux White Label.

Isla & Skye merilis “London Collection 2023,” yang terinspirasi gaya busana cewek London yang effortlessly stunning. MDLY mengusung tema “Semasa: The Butterfly Chronicles of New York,” yang terinspirasi kecantikan bunga dan kupu-kupu di landmark serta taman kota New York, AS. Sementara itu, Margaux White Label pamer koleksi “One Fine Day” yang terinspirasi gaya musim semi, penuh semangat, sekaligus percaya diri.

“Kami harap semua brand lokal yang bergabung memperoleh banyak kesempatan, insight, jejaring, dan ide baru serta saling terkoneksi dengan pencinta mode yang loyal. Bahkan bertemu langsung dengan the real customer maupun yang potensial,” tutur Melinda Babyanna.

Yang bikin bangga, para desainer dan pemilik lini busana yang meluncurkan koleksi busana di TBF CollaborAction adalah perempuan. Mereka berhasil bertahan di industri ritel lokal dan terus sustain menjalankan label di industri seni khususnya mode.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan