Ganjar Pranowo Disentil Sederet Artis Tanah Air, Buntut Kecewa Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023

Setelah FIFA mencabut hak Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023, kekecewaan salah satunya dilampiaskan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga datang dari sederetan artis.

Diterbitkan 01 April 2023, 14:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Presiden Jokowi menegaskan wilayah politik dan wilayah olahraga punya ranah masing-masing. Karena itu, jangan dicampuradukkan.

"Ini negara demokrasi, yang penting jangan dicampuradukkan. Saya sudah, saya sampaikan kan, jangan dicampur aduk, ada wilayah politik, ada wilayah olahraga," kata Presiden Jokowi setelah meresmikan KEK Lido City, Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/3/2023), seperti dikutip dari Antara.

Pernyataan Presiden Joko Widodo mengenai tak mencampuradukkan posisi Indonesia yang mendukung Palestina dan keikutsertaan Israel pada Piala Dunia U-20 sudah pernah ditegaskan Selasa (28/3/2023) lalu.

"Saya menjamin keikutsertaan Israel tidak ada kaitannya dengan konsistensi posisi politik luar negeri kita terhadap Palestina, karena dukungan kita kepada Palestina selalu kokoh dan kuat," kata Jokowi dalam pernyataan yang disiarkan kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Selasa malam.

Elektabilitas Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024 di Mata Pengamat

Pengamat Politik Universitas Al Azhar Ujang Komarudin menyebut penolakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terhadap keikutsertaan Timnas Israel di Piala Dunia U-20 2023 akan mempengaruhi elektabilitasnya di Pilpres 2024. Usai penolakan ini muncul, FIFA kemudian mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

"Kelihatannya besar atau kecil, banyak atau sedikit bisa turun elektabilitasnya Ganjar. Ganjar dianggap sebagai sosok yang menganggalkan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia," kata Ujang kepada Liputan6.com, Sabtu (1/4/2023).

Menurut dia, penolakan Ganjar juga akan mengubah peta koalisi Pilpres 2024. Ujang menilai pendukung-pendukung Presiden Jokowi dan suporter sepak bola juga berpotensi menarik dukungan terhadap Ganjar.

"Suka tidak suka, senang tidam senang elektabilitas Ganjar bisa turun karena pendukung Jokowi, suporter sepak bola tentu tidak suka dengan Ganjar karena dianggap sosok yang batalkan Piala Dunia, padahal Indonesia sudah berdarah-darah sebagai tuan rumah," jelasnya.

Tak hanya itu, Ujang menyampaikan Ganjar juga terancam kehilangan dukungan dari Presiden Jokowi sebagai capres 2024. Padahal, kata dia, Jokowi sebelumnya kerap mengendorse dan menginginkan Ganjar sebagai capres.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan