Dunia Enggak Berputar Buat Kamu Saja, Karya Baru dari Fadel Yulian yang Angkat Isu Quarter Life Crisis

Novel Dunia Enggak Berputar Buat Kamu Saja mengisahkan tentang perjalanan tokoh Arkana yang digambarkan sebagai orang yang ambisius, selalu ingin mengalahkan orang lain, dan hidup dengan egonya sendiri.

Diperbarui 18 Maret 2023, 21:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Memasuki fase quarter-life crisis kerap membuat orang merasa banyak gejolak yang mengintai di seluruh aspek kehidupan. Mulai dari karier hingga hubungan percintaan yang seringkali gagal, dan tidak tahu harus memperbaikinya dari mana.

Beberapa masalah tersebut akan ditemukan pada Arkana yang menjadi tokoh utama dalam buku novel self-healing series berjudul DUNIA ENGGAK BERPUTAR BUAT KAMU SAJA karya penulis muda Fadel Yulian yang diterbitkan Gradien Mediatama secara perdana pada 12 Maret 2023 lalu di toko buku seluruh Indonesia.

Novel ini mengangkat isu yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mengisahkan tentang perjalanan tokoh Arkana yang digambarkan sebagai orang yang ambisius, selalu ingin mengalahkan orang lain, dan hidup dengan egonya sendiri. Dengan sifatnya tersebut, timbullah konflik yang dibenturkan dengan perjalanan karier dan cinta secara beriringan.

“Memasuki usia 20-an, banyak orang yang pasti menghadapi quarter-life crisis, fase kehidupan di mana kita merasa cemas dan gelisah akan banyak hal. Di buku ini, selain sifat ego manusia yang dibenturkan karir dan cinta, juga mengangkat beberapa isu perbedaan budaya dan konflik keluarga yang mayoritas pasti pernah dialami semua orang,” tutur Fadel Yulian si penulis buku baru-baru ini.

Relate

Sesuai judulnya, tokoh bernama Arkana, selalu hidup dengan pikirannya sendiri hingga ia tumbuh menjadi orang yang egois. Menariknya, sifat Arkana ini justru timbul karena ia seringkali bertindak berdasarkan keinginan keluarga, bukan karena keinginannya sendiri. Perlahan, dalam hubungan cinta, Arka pun juga menjadi orang yang lebih egois, kemudian menjadi posesif, dan berujung naif. Semua kisah ini diangkat dengan gaya cerita yang ringan, kasual, dan dibalut beberapa kalimat romantis.

"Buku karya Fadel Yulian ini cukup kaya dengan isu-isu yang related di anak muda. Cinta keluarga, dunia karier zaman now, dan lain sebagainya termasuk di dalamnya isu seputar pengembangan diri. Atas dasar itulah novel ini kemudian dikemas menjadi novel self-healing series di Gradien Mediatama. Harapannya ini bisa manjadi terobosan baru yang bisa lebih mendekatkan ke target pembaca muda saat ini.” ungkap Tri Prasetyo selaku Pimpinan Redaksi Gradien Mediatama).

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Halaman
Show All
Surya Hadiansyah, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan