Duka Kim Go Eun Atas Kepergian Mendiang Na Chul: Maaf Aku Tidak Bisa Bersamamu Sampai Akhir

Kim Go Eun mengucapkan selamat jalan untuk mendiang Na Chul.

Diterbitkan 22 Januari 2023, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Na Chul, aktor Korea Selatan mengembuskan napasa terakhirnya pada Sabtu (21/1/2023). Dia meninggal dunia setelah menjalani perawatan karena kondisi kesehatannya yang memburuk.

Na Chul meninggal dunia di usia 36 tahun. Saat ini jenazahnya masih disemayamkan di aula pemakaman Universitas Soonchunhyang, Yongsan-gu, Seoul, Korea Selatan.

Semasa hidupnya, Na Chul telah membintangi banyak serial hits salah satunya adalah Little Women. Kim Go Eun sang lawan main di serial ini pun mendeskripsikan seperti apa sosok Na Chul di matanya.

"Aktor terbaik yang pernah ada, Na Chul. Sosok pria, anak, suami, dan teman yang paling mengagumkan," kata Kim Go Eun di Instagram pribadinya, Sabtu (21/1/2023).

Kenangan

Bersama keterangan itu, dia juga menyertakan foto-foto na Chul semasa hidup. Jelas sekali terlihat bahwa Kim Go Eun sangat bersedih atas kepergian salah satu teman baiknya ini.

Sehari berselang, aktris berusia 33 tahun itu kembali mengucapkan salam perpisahan untuk Na Chul. Dia juga mengunggah foto kenangan bersama sang sahabat saat makan bersama di sebuah restoran.

Maaf

"Maaf aku tidak bisa bersamamu sampai akhir. Terima kasih telah meluangkan waktu yang berharga ini. Saya tidak tahu apa itu terburu-buru. Ini akan lebih baik daripada di sini. I'll protect the remaining two treasures. Don't worry about it," ucap dia.

Rencananya pemakaman Na Chul akan dilaksanakan pada Senin (23/1/2023) pada pukul 8.30 waktu setepat dengan penjagaan yang cukup ketat.

Karier

Na Chul memulai debutnya pada 2010 sebagai aktor teater. Kemudian ia mulai banyak bermain film dan serial drama termasuk Vincenzo, Happiness, Through The Darkness, Little Women dan yang terbaru Weak Hero Class 1.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Dua Lipa Buka Perpustakaan Buku Terlarang di Portugal, Jadi Simbol Kebebasan Membaca

Zulfa Ayu Sundari, Hernowo AnggieTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan