Resensi Film Cek Toko Sebelah 2: Signature Ernest Prakasa Kian Tajam, Cerita Solid Mencubit Kulit Nurani

Film Cek Toko Sebelah 2 karya sutradara Ernest Prakasa menampilkan konflik yang lebih dalam, cerita solid, dan konflik dekat dengan keluarga Indonesia.

Diperbarui 30 Desember 2022, 23:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Cek Toko Sebelah 2 adalah sekuel yang paling kami khawatirkan. Pasalnya, jilid perdananya yang dirilis Desember 2016 adalah salah satu film berbasis naskah asli terbaik dalam satu dekade terakhir. Bahkan, tak berlebihan jika disebut terbaik sepanjang masa.

Maka, ketika Ernest Prakasa menggarap sekuelnya, pertanyaan sejuta umat juga mengambang di benak kami: Mampukah kualitasnya setara dengan Cek Toko Sebelah yang menyerap 2,6 juta penonton dan diganjar Piala Citra Skenario Asli Terbaik?

Kamis (20/12/2022), pertanyaan publik terjawab. Film Cek Toko Sebelah 2 mendapat apresiasi positif dari kritikus maupun awam. Para pemainnya masih sama kecuali karakter Natalie yang dulu dimainkan Gisella Anastasia kini dipercayakan pada Laura Basuki.

Berikut resensi film Cek Toko Sebelah 2. Belum menonton? Kami sarankan segera ke bioskop mengingat perebutan layar di akhir tahun makin sengit dengan dominasi Avatar: The Way of Water, KKN di Desa Penari Luwih Dowo Luwih Medeni, dan Argantara.

 

Menggali Hubungan Erwin

Cek Toko Sebelah 2 menggali hubungan Erwin (Ernest Prakasa) dan Natalie (Laura Basuki). Erwin yang ogah melanjutkan usaha toko ayahnya, Afuk (Chew Kin Wah) dapat promosi jabatan untuk ngantor di Singapura. Ia menemui ibunda Natalie Agnes (Maya Hasan) untuk minta restu.

Agnes menyalakan lampu hijau untuk hubungan Erwin dan Natalie dengan satu syarat, habis nikah tetap di Indonesia. Diam-diam, Agnes mengutus orang untuk menyelidiki latar belakang keluarga Erwin dan mendapati sejumlah fakta mengejutkan.

Pertama, Afuk pengangguran. Tak seperti yang diceritakan Erwin yakni tengah membesarkan bisnis tambak udang. Kedua, Yohan (Dion Wiyoko) pernah tersangkut kasus narkoba. Dua noda dalam keluarga Afuk membuat Agnes makin pikir-pikir untuk merestui.

Sementara itu, Ayu (Adinia Wirasti) belum ingin punya anak sementara Afuk berharap di usia senja bisa menimang cucu. Suatu hari, sahabat Afuk, Peter (Martin Anugrah) menitipkan anaknya, Amanda (Widuri Puteri) ke Ayu dan Yohan. Peter sedang menjalani sidang cerai.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

Penonton bisa jadi berpikir sudah kenal para karakter di Cek Toko Sebelah. Sekuel film ini membalik keadaan. Dalam banyak adegan, kita melihat para tokoh memperlihatkan sisi lain yang membuat kita sadar, tempo hari baru mengenal sebatas permukaan. Ayu misalnya, setelah menikah 5 tahun belum pengin punya anak. Ini bukan tanpa alasan. Naskah kemudian menjembatani penonton untuk menyelinap ke masa lalu Ayu dalam kilasan-kilasan yang membuat kita paham juga menaruh empati. Jalan Ayu untuk menerima restu Koh Afuk sebelum menikah membuat kita sadar bahwa rumah tangganya dengan Yohan yang sepintas adem ayem ternyata seperti pepatah orang Jawa, “Kabeh kuwi mung sawang sinawang (Kadang fakta tak seperti yang kelihatannya).”

Halaman
Show All
Wayan Diananto, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan