Sukses

Kronologi Dugaan Kekerasan yang Dilakukan Rizky Billar terhadap Lesti Kejora, Kuasa Hukum: Bukan Dibanting tapi Kebanting

Liputan6.com, Jakarta - Kuasa hukum Rizky Billar, Adek Erfil Manurung memberikan penjelasan mengenai kronologi dugaan kekerasan yang dilakukan kliennya terhadap Lesti Kejora. Ia meluruskan berita yang selama ini beredar di masyarakat.

Ia menyebut bahwa berita Rizky Billar membanting Lesti Kejora berkali-kali itu tidak benar. Dari keterangannya, pria bernama asli Muhammad Rizky mengaku tidak membanting, tetapi menghindar dari Lesti Kejora.

Karena itu, Lesti Kejora kemudian terhempas dan jatuh.

"Dibanting-banting berkali-kali itu tidak benar. Sebenarnya itu dia menepis ketika dia mau ke kamar mandi, Lesti ngejar, narik, ditepis begini (mencontohkan gerakan), itu dia (Lesti) terjatuh," kata Adek Erfil Manurung, ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (6/10/2022).

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Tarik Rizky Billar

Dengan kata lain, ia membantah bahwa kliennya membanting Lesti Kejora.

"Saya tanyakan ke Rizky Billar apa benar itu dibanting-banting? saya juga tanyakan ke Dede Lesti juga bilang bukan dibanting, kebanting, dia narik Billar," sambungnya.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Jatuh ke Kamar Mandi

Begitu juga dengan kejadian di kamar mandi yang beredar selama ini. Kuasa hukum Rizky Billar menyebut bahwa yang terjadi sebenarnya adalah Lesti yang justru menarik Rizky Billar.

"Lesti narik Billar kalungnya sampai putus. Billar menepis, jatuhlah ke kamar mandi," katanya lagi.

 

4 dari 4 halaman

Menolak

Sementara saat ditanya mengenai luka-luka di tubuh Lesti seperti yang disebutkan di hasil visum, ia menolak membeberkannya. Karena hal tersebut masuk dalam materi pemeriksaan.

"Saya tidak bisa mendahului, biar nanti ada pemeriksaan," jelasnya.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.