Sukses

Sejak Tragedi Kanjuruhan, Okie Agustina Jadi Takut Bawa Anak ke Stadion 

Liputan6.com, Jakarta Tragedi Kanjuruhan menyisakan duka mendalam tak hanya bagi dunia sepak bola Tanah Air, tetapi juga seluruh masyarakat. Stadion bola yang seharusnya bisa menjadi sebuah tempat hiburan bagi semua kalangan, nampaknya kini sudah berubah menjadi tempat yang menakutkan.

Setidaknya untuk kalangan renta seperti orang tua, perempuan dan anak-anak. Hal itu juga diakui oleh Okie Agustina, presenter yang juga merupakan istri Gunawan Dwi Cahyo, pemain sepak bola Bali United. 

Okie Agustina selama ini memang cukup sering mengajak anaknya untuk menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion. Oleh karenanya ia tahu betul bagaimana perasaan mereka yang hadir langsung di stadion saat tragedi itu terjadi. 

"Aku kan sering ke stadion bawa anak, jadi ya aku tahu betul rasanya istri para pemain Arema. Walaupun mereka di VIP, ya mereka di sana dan lihat langsung korban yang sakaratul maut. Jadi pasti akan tetap ada trauma," kata Okie Agustina saat menjadi bintang tamu dalam sebuah acara talk show di salah satu stasiun televisi swasta pada Kamis (6/10/2022). 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 4 halaman

Takut Bawa Anak

Tak hanya itu, Okie Agustina sendiri mengaku jadi khawatir jika membawa anaknya ke stadion. Apalagi, ia juga pernah mengalami kejadian serupa. 

"Aku sendiri juga jadi takut, apalagi buat bawa anak ke stadion tuh gimana. Aku sendiri pernah ngalamin di 2016, untung waktu itu nggak bawa anak," lanjutnya. 

3 dari 4 halaman

Trauma

4 dari 4 halaman

Harapan

Terakhir, Okie Agustina berharap kejadian ini benar-benar menjadi yang terakhir kalinya di dunia sepak bola. Ia juga menaruh harapan besar agar para suporter sepak bola bisa mengakhiri rivalitasnya. 

"Mudah-mudahan ini jadi insiden terakhir lah. Kan selama ini derby-derby ini yang bikin bentrok suporter. Ya mudah-mudahan dengan ada kejadian ini, suporter bisa bersatu," harapnya. 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.