Puluhan Pencipta Lagu Aksi Demo di Depan Kantor KCI, Tuntut Pembayaran Royalti yang Sudah Diberikan Pemerintah

Para pencipta lagu menuntut pendistribusian royalti yang sudah dibayarkan pemerintah.

Diperbarui 06 September 2022, 11:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Secara kasat mata kami menduga ada penyelewengan dari KCI, cuma buktinya belum di tangan kita semua. Untuk itu kami akan melengkapi semua bukti (penyelewengan) itu, sambil menggelar aksi damai di kantor KCI," kata Erens F. Mangalo.

Padahal, dengan penundaan pembagian Royalti, kata Erens F. Mangalo, sangat berdampak pada kehidupan pemberi kuasa dan keluarganya, yang sangat bergantung pada pendapatan tersebut.

"Selama pandemi ini kita tahu sendiri semua merasa sulit, termasuk pencipta lagu, jadi royalti itu sangat dibutuhkan oleh para pencipta lagu ini. Hanya itu harapan kita satu satunya,” kata Erens lagi.

Mengadukan

Yuke NS yang juga menjadi bagian dari aksi damai mengatakan bahwa pihak pencipta lagu sudah mengadukan persoalan ini ke Pengaduan Masyarakat (Dumas) Bareskrim Polri. 

"Beberapa waktu lalu kita sudah beraudiensi ke Bareskrim Polri, kita diminta untuk melakukan pengaduan ke bagian Pengaduan Masyarakat (Dumas), kemudian kita disarankan untuk melengkapi berkas-berkasnya, dan ini sedang kami usahakan untuk melengkapi berkas-berkasnya," kata Yuke NS.

Sementara itu, saat dihubungi secara terpisah, Ketua Umum KCI, Dharma Oratmangun belum bisa memberikan komentarnya. Dirinya mengaku akan mencari tahu mengenai aksi yang dilakukan oleh para anggotanya.

"Saya belum dengar dan belum ada  laporannya dari pengurus KCI tentang aksi yang dilakukan teman teman pencipta lagu. Intinya teman-teman yang tadi datang ke KCI tentu bermaksud baik, meski saya tidak berada di sana tadi. Namun secara wajah saya pasti  kenal semua, dan mereka teman teman kita semua, kita akan bangun komunikasi yang indah dengan mereka," ujar Dharma Oratmangun.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Halaman
Show All
Aditia Saputra, Ruly RiantrisnantoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan