Sukses

Lee Jung Jae Bantah Dapat Tawaran Bintangi Film Marvel

Liputan6.com, Jakarta Sejak sukses membintangi serial Squid Game, nama aktor senior Lee Jung Jae bersinar semakin terang. Tak hanya di negara sendiri, tapi juga di Internasional.

Pada bulan lalu, rumor Lee Jung Jae menapaki dunia Hollywood berembus kencang. Dia dikabarkan bakal ambil peran dalam Marvel Cinematic Universe.

Terkait kabar ini, aktor berusia 49 tahun tersebut buka suara. Dalam sesi wawancara dengan SBS Entertainment News, dia membantah isu tersebut.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Sanggahan

"Berita itu salah. Seorang influencer luar negeri menulis rumor di media sosial," ujar bintang film The Thieves tersebut dikutip dari Allkpop.

"Mungkin (rumor dibuat) untuk bersenang-senang, dan itu dilaporkan seolah sebagai fakta. Saya tidak pernah menerima tawaran dari Marvel," sambungnya.

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

3 dari 4 halaman

Film Baru

Sementara itu, tak lama lagi film terbaru Lee Jung Jae yang berjudul Hunt akan tayang. Selain menjadi pemeran utama, film ini juga merupakan proyek debutnya sebagai sutradara.

Hunt yang berlatar belakang Korea Selatan pada 1980-an, menceritakan kisah dua agen Intelijen Nasional (NIS) yang mengungkap kebenaran yang mengejutkan saat mengejar orang yang bertanggung jawab atas mata-mata Korea Utara.

4 dari 4 halaman

Hunt

Selain menyutradarai film ini, Lee Jung Jae berperan sebagai agen bernama Park Pyung Ho, sementara Jung Woo Sung berperan sebagai Kim Jung Do, rekan dan saingan Park Pyung Ho.

Hunt telah diputar pada Festival Film Internasional Cannes ke-75 pada Mei 2022 lalu. Karena film ini menggambarkan sejarah modern Korea yang kompleks, beberapa kritikus menilain film ini cukup sulit dipahami penonton luar negeri.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS