Sinopsis dan Review Extraordinary Attorney Woo: Si Pengacara Jenius dengan Gangguan Spektrum Autisme

Penasaran seseru apa ceritanya? Berikut sinopsis Extraordinary Attorney Woo yang dibintangi Park Eun Bin.

Diterbitkan 06 Juli 2022, 16:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah Eve, Why Her? dan Anna. Ada satu lagi drama Korea yang berpusat pada karakter wanita, Extraordinary Attorney Woo. Serial yang dibintangi Park Eun Bin ini menjadi drama paling banyak dibicarakan pada pekan terakhir Juni 2022, atau di minggu pertama penayangannya.

Tak hanya dramanya, nama Park Eun Bin pun melesat ke peringkat satu sebagai aktor paling banyak dibicarakan selama sepekan terakhir berdasarkan GoodData. Ia menyalip Seo Yeji, Seo Hyun Jin dan Jung So Min.

Drakor Extraordinary Attorney Woo memiliki total 16 episode yang ditulis oleh Moon Ji Won dan diarahkan oleh sutradara Yu In Sik (Dr. Romantic Season 1-2 dan Vagabond).

Penasaran seseru apa ceritanya? Berikut sinopsis dan review Extraordinary Attorney Woo.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gangguan Spektrum Autisme

Ayah Woo Young Woo khawatir melihat anaknya tak dapat berbicara di usianya yang sudah 5 tahun. Memanggil ayah dan ibu saja tidak pernah. Dokter pun mendiagnosisnya dengan gangguan spektrum autisme.

Satu ketika, Woo Young Woo kecil melihat ayahnya diserang oleh tetangganya dengan alasan tak mendasar. Dia membela sang ayah dengan menuturkan isi pasal tindak penganiayaan. Ancaman hukuman dia jabarkan dengan jelas, tanpa jeda.

Itulah kali pertama Woo Young Woo berbicara. Dan saat itu juga, ayahnya menyadari bahwa sang putri telah hapal baris demi baris kitab hukum pidana yang tertata rapi di rumahnya. Woo Young Woo adalah anak yang jenius.

Waktu pun berlalu, memiliki IQ 164, Woo Young Woo lulus dari kampus bergengsi Seoul National University dan mendapat nilai tertinggi di ujian pengacara. Meski unggul secara akademis, dia memiliki gangguan berinteraksi sosial. Satu hal yang mampu menenangkannya saat dilanda kecemasan adalah suara paus, mamalia kesayangannya.

Young Woo Si Pengacara Jenius

Hari pertama Woo Young Woo sebagai pengacara tiba. Dia diterima di firma hukum besar.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Lanjut Baca:

"Nama saya Woo Young Woo. Dibaca dari depan atau belakang tetap sama, Woo Young Woo." Begitulah caranya memperkenalkan diri pada rekan kerja dan setiap orang baru yang dia temui. Keterbatasan yang dimiliki membuat atasannya memandang sebelah mata. Bermodalkan kepandaian akademis saja apakah cukup untuk jadi pengacara yang harus memperjuangkan kliennya di ruang sidang? "Jika pengacara Woo Young Woo dinilai tak memenuhi standar bertemu klien dan pergi ke pengadilan, bisakah kita memecatnya?" begitu kata Jung Myeong Seok, atasan Young Woo, kepada CEO-nya. Tapi, julukan extraordinary diberikan tentu bukan tanpa alasan. Dia punya keahlian menemukan masalah tersembunyi yang sulit dilihat orang lain. Kasus percobaan pembunuhan pun menjadi perkara pertama yang ditangani.

Halaman
Show All
Zulfa Ayu Sundari, Ratnaning AsihTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan